GudangAda: Ekosistem Digital Inklusif Dapat Tingkatkan Daya Saing UKM

profile photo reporter Clara Ermaningtiastuti
ClaraErmaningtiastuti
21 September 2022
marketeers article
Founder CEO GudangAda, Stevensang berjabat tangan dengan mitra koperasi. | Foto: GudangAda
UKM tak diragukan lagi menjadi sektor yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Di tengah terus berkembangnya teknologi, penting bagi mereka untuk lebih berdaya dan memanfaatkan potensi yang ada di ekosistem digital yang inklusif.
Ekosistem tersebut dinilai mampu membantu UKM untuk tidak hanya sekadar hadir di sebuah platform digital. Tetapi, mereka juga bisa berkembang sehat di dalamnya. Hal ini tampaknya dipahami betul oleh GudangAda sebagai penyedia layanan ekosistem B2B di Indonesia.
“Bisnis UKM yang sehat dan berdaya saing perlu ditumbuhkembangkan di dalam sebuah ekosistem digital yang inklusif. Di dalam ekosistem tersebut, platform builder harus sigap dan peka terhadap kebutuhan pemilik UKM,” tutur Stevensang, CEO dan Founder GudangAda pada acara penandatanganan MoU dengan Pemprov Jawa Barat, Rabu (21/09/2022).
Sebab itu, untuk membangun ekosistem digital yang inklusif ini dibutuhkan sinergi serta partisipasi aktif dari berbagai pemangku kepentingan. GudangAda, salah satu yang mengklaim diri berperan sebagai mitra dari pertumbuhan UKM pun memastikan para koperasi dan UKM dapat memanfaatkan solusi digital yang mereka hadirkan secara optimal.
Tentunya, dengan menyesuaikan kebutuhan dari skala bisnis mereka. Stevensang mengungkapkan lewat keberadaan ekosistem digital yang inklusif, keberadaan GudangAda diharapkan mampu membantu mitranya menjalankan bisnisnya dengan lebih efisien sehingga menciptakan industri UKM yang lebih sehat.
Berkolaborasi dengan Pemprov Jawa Barat, perusahaan ingin memungkinkan mitra koperasi mengoptimalkan layanan mereka untuk meningkatkan bisnis UKM. Misalnya melalui layanan ini mereka bisa mendapatkan berbagai produk dengan harga terbaik, cara yang lebih praktis, serta distribusi barang dengan GudangAda Logistik.
Guna mendorong digitalisasi Koperasi di Jawa Barat, mereka pun menghadirkan dua aplikasi yang saling terintegrasi, yaitu aplikasi GudangAda dan GudangAda Solusi. 
Aplikasi ini akan menghubungkan UKM dengan beragam potensi bisnis di dalam sebuah digital marketplace. Aplikasi ini terintegrasi dengan aplikasi GudangAda Solusi yang dapat membantu pelaku usaha mengelola manajemen stok dan harga, laporan transaksi jual beli, laba-rugi, pencetakan struk, dan manajemen pelanggan serta karyawan. 
Selain Provinsi Jawa Barat, GudangAda ke depannya akan menggali peluang untuk berkolaborasi dengan pemerintah provinsi lain. Agar semakin banyak UKM yang terbantu melalui ekosistem digital perusahaan.
Editor: Muhammad Perkasa Al Hafiz

Related