Government & Public Services

Indonesia Marketing Association Lakukan Kunjungan ke Sido Muncul

Dalam rangka Musyawarah Nasional Indonesia Marketing Association (IMA) 2019, para delegasi IMA dari seluruh Indonesia mengunjungi pabrik Sido Muncul yang diadakan pada Sabtu (19/10/2019). Dalam factory visit tersebut, Kepala Humas PT Sido Muncul Tbk., Bambang Supartoko menceritakan proses pendirian Sido Muncul yang telah berjalan selama 3 generasi.

Bambang mengatakan jika dalam periode tertentu dan berlangsung selama 30 tahun, Sido Muncul sempat tidak mengalami perkembangan. Namun, akhirnya perusahaan ini mengalami perubahaan saat Irwan Hidayat mengambil alih untuk memimpin perusahaan. Beliau melakukan perubahan yang sangat signifikan, membawa Sido Muncul ke arah yang lebih segar dan modern.

Perubahan yang dilakukan Irwan adalah membuat Sido Muncul dari perusahaan jamu tradisional menjadi industri jamu dan farmasi tradisional. Inilah yang membuat Sido Muncul mulai dilihat banyak orang. Apalagi Sido Muncul kemudian banyak melakukan komunikasi pemasaran yang inovatif, yaitu dengan memanfaatkan destinasi wisata. Tidak banyak yang tahu jika pabrik Sido Muncul yang berada di Kabupaten Semarang juga merupakan kawasan konservasi hewan dan tanaman.

Tapi yang lebih menarik adalah cara Sido Muncul yang bukan hanya melakukan proses modernisasi untuk perusahaannya tapi juga mengadopsi sustainable development goals, bukan hanya membuat fasilitas produksinya memenuhi standar tinggi lingkungan tapi juga punya cause konservasi hewan dan tanaman.

Selain factory visit ke PT Sido Muncul Tbk., dalam rangka acara Munas 2019 Honorary Founding Chairman IMA dan Founder and Chairman MarkPlus Inc., Hermawan Kartajaya juga berkesempatan melakukan courtesy call ke Walikota Semarang.

Dalam pertemuan yang terbatas itu, Walikota Semarang menyampaikan beberapa upaya untuk pengembangan wisata di Semarang. Tidak hanya pembenahan infrastruktur, penataan kota agar menjadi lebih asri, bersih, dan nyaman, tetapi kawasan lokalisasi pekerja seks komersial yang ada di kota pun turut dibersihkanuntuk membuat kota Semarang menjadi kota wisata ramah keluarga.

Para delegasi IMA juga melakukan pertemuan dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Wisma Perdamaian Semaran Jawa Tengah. Meski memiliki aktivitas yang padat Ganjar Pranowo tetap menerima para delegasi dengan baik dan membicarakan mengenai pariwisata di Jawa Tengah.








To Top