Government & Public Services

Industri 4.0 Targetkan Pendapatan per Kapita Hingga US$ 31.000

Industri 4.0 diyakini Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dapat meningkatkan pendapatan per kapita sebesar US$ 31.000 pada 2045. Penerapan Industri 4.0 dengan dukungan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten diyakini berpotensi mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional yang cukup signifikan.

“Terlebih SDM kita sangat menarik karena anak-anak muda saat ini lebih fleksibel dalam beradaptasi dengan teknologi baru,” ungkap Airlangga di Jakarta, Rabu (06/03/2019).

Pertanyaannya, adakah yang sudah memperoleh income perkapita sebesar US$ 31.000 hari ini di Indonesia? “Jawabnya, ada. Kita pergi saja ke kawasan industri di Jababeka atau Cikarang dan sekitarnya, itu dengan jumlah satu juta orang. Di sana itu adalah Detroit-nya Indonesia,” papar Airlangga.

Jika target ini tercapai, Indonesia akan menempati peringkat keempat sebagai negara yang memiliki perekonomian terkuat di dunia. Untuk itu, Kementerian Perindustrian ingin mereplikasi capaian positif tersebut ke wilayah lain, terutama di luar Jawa.

“Kalau ini bisa kita dorong terus, multiplier effect-nya luar biasa. Saat ini, kita sudah punya klaster baja dan stainless steel di Morowali, Sulawesi Tengah. Di sana sudah ada investasi sebesar US$ 4 miliar dengan nilai ekspor mencapai US$ 5 miliar. Per kapitanya melonjak double digit,” imbuh Airlangga.

 

Editor: Eko Adiwaluyo








To Top