Ingin Kemampuan Logistik Meningkat, Teleport Investasi di Kargo Indonesia

profile photo reporter Adiva Maharani
AdivaMaharani
04 Februari 2022
marketeers article
Teleport, perusahaan logistik airasia, telah berinvestasi di Kargo Technologies, startup di bidang logistik, dalam bentuk uang kertas konversi. Akuisisi ini didanai melalui sumber internal Teleport.

Investasi tersebut menghubungkan jaringan truk Kargo Technologies ke infrastruktur Teleport. Kemudian, memperluas kemampuan jarak menengah perusahaan logistik ini lebih dari sekadar kargo udara. Hal ini sejalan dengan misi baik Teleport guna memindahkan berbagai hal di Asia Tenggara. Kemitraan dengan Kargo Technologies juga membuka peluang untuk menggabungkan konektivitas udara dengan kemampuan truk di darat melalui pemanfaatan teknologi yang kuat dan meningkatkan jaringan.

Untuk Indonesia, mengingat geografi kepulauan dan topografinya, cara paling efektif untuk menghubungkan kota-kota ini adalah dengan mengoperasikan layanan “mil tengah” yang menghubungkan darat dan udara. Bagi Kargo Technologies, kehadiran regional Teleport, jaringan yang luas, dan data yang kaya akan membantu mereka memperluas jejak mereka dengan cepat di seluruh wilayah.

Kemitraan ini juga akan mendukung komitmen Teleport untuk memungkinkan pengiriman 24 jam menggunakan rute multi-moda di seluruh nusantara. Ditambah lagi, Kargo Technologies memiliki lebih dari 75.000 truk dalam jaringannya dan mendigitalkan logistik untuk pengirim dan pengangkut.

Kargo Technologies menggunakan dana dari transaksi tersebut untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan perusahaan untuk cakupan pengiriman end-to-end di ruang business-to-business (B2B) dan untuk ekspansi ke kota-kota lain di kawasan itu bersama dengan Teleport. CEO Teleport Pete Chareonwongsak menyampaikan bahwa kemitraan komersial dan investasi potensial oleh Teleport akan masuk akal bagi kedua belah pihak.

“Ini selalu menjadi tujuan kami untuk memberikan kecepatan dengan biaya rendah dan untuk melayani yang kurang terlayani. Itulah sebabnya kami mengakui bahwa kota-kota dengan pertumbuhan tercepat di masa depan akan menjadi kota ‘kelas menengah’ yang lebih kecil, daripada kota-kota utama yang lebih besar,” ujar Chareonwongsak dilansir dari Marketing-Interactive.

Untuk mendukung ini, Chareonwongsak mengatakan, Teleport perlu melihat di luar jaringan AirAsia dan transportasi udara untuk menghubungkan kota-kota berkembang ini. Pada saat yang sama, CEO Kargo Tiger Fang mengatakan kemitraan strategis dengan Teleport akan membantu perusahaan menjadi multi-modal, memperluas rantai nilai secara horizontal.

“Kami berharap kemitraan ini dapat saling menguntungkan kedua belah pihak dengan menumbuhkan kehadiran satu sama lain di Asia Tenggara pada tahun 2022 karena kami ingin memecahkan masalah logistik yang selalu hijau di kawasan ini,” tutur Fang.
 
Editor: Eko Adiwaluyo

    Related