Consumer Goods

Janji Jiwa Tutup Akhir Tahun Dengan Raih Penghargaan MURI

Menutup akhir tahun 2019, brand kopi lokal Janji Jiwa mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk rekor “Pertumbuhan Kedai Kopi Tercepat Dalam Satu Tahun”. Penghargaan ini langsung diberikan kepada CEO dan Founder Kopi Janji Jiwa, Billy Kurniawan.

Penghargaan ini diraih karena Janji Jiwa berhasil memperluas kedai kopinya hingga 700 outlet dalam satu tahun dan tersebar di 50 kita besar di Indonesia. Termasuk juga outlet Janji Jiwa X yang ada di Jakarta, Tangerang, dan Bali.

“Sudah menjadi komitmen kami untuk memberikan yang terbaik bagi para pecinta kopi di seluruh Indonesia. Ke depannya, kami ingin menjadi neighborhood coffee chain, di mana di setiap sudut kota di Indonesia akan ada kopi Janji Jiwa,” ujar Billy saat press conference.

Saat memulai perjalanan Kopi Janji Jiwa, Billy mengatakan keinginannya untuk membuat brand kopi yang memiliki cita rasa klasik dan dapat diterima oleh para pecinta kopi. Menggunakan tagline #kopidarihati, Janji Jiwa menjadi realisasi atas keinginan Billy untuk menyuguhkan segelas kopi yang dibuat dari hati.

“Janji Jiwa menjadi pioneer kedai kopi dengan pertumbuhan tercepat selama satu tahun. Hingga saat ini yang sudah kami catat terdapat 716 kedai kopi Janji Jiwa di seluruh Indonesia,” ujar Andre Purwandono, Senior Manajer MURI saat penyerahaan penghargaan MURI di Jakarta.

Berbagai strategi telah dilakukan oleh Jiwa Group untuk memenangkan pangsa pasar kopi lokal di Indonesia, seperti melakukan kampanye digital melalui Instagram, melibatkan KOL dan influencer, hingga berkolaborasi dengan berbagai brand besar. Sebelumnya, Jiwa Group telah berkolaborasi dengan kosmetik Benefit untuk memperingati Hari Kartini, serta Sasa Santan saat memperkenalkan menu Coco Latte, yaitu kombinasi kopi, gula aren, dan santan.

Dan, pada tahun 2020, Kopi Janji Jiwa atau Jiwa Group berencana membuka 1.000 kedai kopi serta 170 cabang Jiwa Toast di seluruh Indonesia. Selain itu, Billy juga mengatakan keinginannya untuk go international dan memperkenalkan kopi gula aren ke negara lain. Meski demikian, ia masih belum membocorkan negara mana yang akan dituju.

“Kami ingin menghadirkan kopi gula aren yang khas dari Indonesia ke masyarakat dunia. Tapi tidak hanya itu, jika kami membuka kedai kopi di luar negeri, akan ada menu baru yang disesuaikan dengan negara tujuan,” tutup Billy.

MARKETEERS X








To Top