Kembangkan Layanan Pelanggan, Ini Terobosan Gojek Tahun 2022

profile photo reporter Tri Kurnia Yunianto
TriKurnia Yunianto
18 Januari 2022
marketeers article
Kuta, Bali, Indonesia August 16, 2018: Backside of a unidentifiable Go-jek motorbike taxi driver standing boy the side of the road. Gojek is a Indonesian transportation startup.
Perusahaan ride hailing Indonesia Gojek bakal meningkatkan pelayanan pada tahun 2022. Upaya ini dilakukan dengan melakukan terobosan baru yang akan dikembangkan pada layanan transportasi.
Head of Global Transport Marketing Gojek Amanda Parikesit mengatakan, selama ini khusus di tengah merebaknya pandemi COVID-19 perusahaannya mampu menjadi andalan mobilitas masyarakat. Dalam dua tahun terakhir, startup yang menyandang gelar decacorn atau perusahaan dengan valuasi lebih dari US$ 10 miliar terus melakukan inovasi pada layanan transportasinya.
“Kami telah menyiapkan beragam inovasi berkelanjutan yang akan makin memperkuat kehadiran Gojek sebagai solusi transportasi yang andal bagi masyarakat,” ujar Amanda dalam dialog daring di Jakarta, Selasa (18/1/2022).
Menurut dia, saat ini Gojek melihat bahwa pandemi telah meningkatkan ekspektasi masyarakat terhadap standar keamanan dan higienitas tertinggi pada moda transportasi. Kehadiran transportasi urban yang terintegrasi, serta opsi mobilitas yang lebih ramah lingkungan.
Oleh karena itu, pihaknya ingin menjawab tren tersebut dengan berbagai inovasi yang telah mereka siapkan pada tahun 2022. Salah satu di antaranya adalah terkait keterandalan layanan. Amanda menyebut Gojek akan melakukan perluasan Layanan GoRide dan GoCar Protect+.
Setelah hadir Jabodetabek, Bandung dan Bali, kata dia, layanan ini akan diperluas ke kota-kota operasional utama. Layanan Protect+ hadir dengan standar layanan tertinggi di industri transportasi. Pada layanan GoCar Protect+, tersedia fasilitas Air Purifier dari Sharp yang mampu lumpuhkan 91,3% virus di udara dalam waktu 30 detik guna memastikan mobilitas yang aman bagi pengguna.
Ada juga proteksi tambahan perjalananaman+. Bekerja sama dengan Prodigi dan Asuransi Sinarmas Jiwa, Gojek memberikan manfaat perlindungan tambahan bagi penumpang hingga Rp 350 juta hanya dengan membayar premi tambahan sebesar Rp 1.000.
“Perlindungan ini menjadi pelengkap atas asuransi perjalanan dasar yang tersedia untuk seluruh layanan transportasi Gojek,” ujarnya.
Kemudian, kata Amanda, inovasi selanjutnya dalam bentuk pelatihan untuk mitra pengemudi melalui modul di aplikasi. Modul pelatihan untuk mitra driver yang mencakup berbagai topik, mulai dari service excellence, keamanan berkendara, hingga pencegahan kekerasan seksual yang telah diikuti ratusan ribu mitra pengemudi aktif.
Gojek juga akan menghadirkan standar pelayanan terbaru pengemudi. Pihaknya akan mengimplementasikan standar baru pengemudi yang pada tahap awal mencakup tiga aspek, yakni penggunaan seragam, kartu identitas yang terdapat dalam unit kendaraan, dan standar hospitality.
Layanan transportasi andalan persembahan Gojek tersebut akan turut hadir dengan memberikan opsi perjalanan ramah lingkungan bagi pelanggan, sejalan dengan visi nol karbon Gojek pada tahun 2030. Hal ini diwujudkan lewat hadirnya kendaraan listrik yang operasionalnya akan terus diperluas, serta pengembangan fitur penyerapan jejak karbon yang terintegrasi pada layanan transportasi Gojek.
Gojek juga akan mengintegrasikan layanan transportasinya dengan moda transportasi lainnya. Karena itu, Gojek menggandeng PT KCI. Gojek melalui GoTransit mengintegrasikan layanannya dengan layanan KRL Commuter Line.
“Dengan integrasi ini, penumpang akan dapat membeli tiket KRL lewat aplikasi Gojek, merencanakan paket perjalanan bundling menggunakan GoRide atau GoCar dan KRL, serta menikmati fasilitas titik jemput atau area tunggu KRL,” pungkas Amanda.
Editor: Sigit Kurniawan

Related