Technology

Kolaborasi Google.org dan Ruangguru Tanggapi Literasi Digital di Era Post-Truth

Photo Credits: 123rf, Ruangguru

Literasi digital menjadi fondasi penting yang harus dimiliki setiap individu saat berselancar di dunia maya. Pasalnya, di era post-truth ini, kebenaran makin sulit untuk ditemukan.

Informasi bergelimpahan, namun tak terkonfirmasi kebenarannya. Di tambah, belum tentu semua konten tersebut mengandung unsur positif, koten negatif pun tak kalah banyak beredar di internet. Menanggapi urgensi literasi digital, Google.org dan Yayasan Ruangguru menjamah siswa dan guru di berbagai daerah di Indonesia dalam program Yuk Cerdas Berinternet!

“Program ini berangkat dari kesadaran kita akan literasi digital yang kian penting dan telah menjadi bagian dari norma kehidupan. Seperti yang kita tahu, berbagai aktivitas kini telah berbasis digita. Sayangnya, belum banyak orang yang menyadari risiko yang sebetulnya tidak terbatas,” terang Melania Niken Larasati, Manajer Yayasan Ruangguru di Jakarta, Kamis (26/09/2019).

Dilansir dari Business Insider, Camus pada tahun 2018 mencatat, rata-rata penduduk Indonesia menghabiskan tiga jam 23 menit di media sosial. Di satu sisi, Mafindo pada tahun yang sama menemukan, meski satu dari tiga anak terkoneksi dengan internet, mereka tidak dibekali dengan kemampuan dan literasi internet yang memadai.

Melalui program Yuk Cerdas Berinternet! setiap siswa maupun guru dapat mengakses 27 materi literasi berinternet secara gratis. Adapun sejumlah topik yang diangkat, antara lain terkait dengan bagaimana bersikap, berpikir kritis, dan mengelola diri di internet.

Dari tiga tema besar, puluhan video belajar Yuk Cerdas Berinternet! dikerucutkan menjadi sepuluh sub-topik, yakni ‘cerdas berinternet, nilai dan budaya online’, ‘interaksi digital yang baik’, ‘menemukan informasi yang valid’, ‘kenali kesalahan berpikir’, ‘sesat pikir: apa tuh?’, ‘tekanan di Internet’, ‘membandingkan diri di media sosial’, ‘cyberbullying’, dan ‘kelola diri: preventif’.

Output dari kegiatan ini adalah materi yang telah dihasilkan dapat menjadi sumber pembelajaran di sekolah dan ujung-ujungnya memberi efek positif bagi Sumber Daya Manusia di Indonesia agar jaug lebih cerdas dan unggul,” terang Ryan Rahardjo, Manajer Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Google Indonesia.

Program ini berada di bawah payung Indonesia Spirit Rejuvenation (Inspire) Project inisiasi Google.org. Inspire Project menggabungkan empat organisasi sosial lain untuk meningkatkan literasi digital bagi seluruh pengguna internet di Indonesia, yakni Maarif Institute, Cameo Project, Peacegen, dan Love Frankie.

Sejauh ini, Yayasan Ruangguru telah memberikan pelatihan awal materi Yuk Cerdas Berinternet! kepada 300 guru. Para guru tersebar di Tabanan, Palembang, Samarinda, Cilacap, dan Bandung. Selama satu tahun ke depan, seluruh pihak yang terlibat dalam inisiasi ini berencana akan menjamah lebih banyak lagi sekolah di berbagai kota di Indonesia.

 

Editor: Eko Adiwaluyo

MARKETEERS X








To Top