Consumer Goods

Kurangi Plastik, Thermos Kampanye Tumbler Stainless Steel

Sumber: Thermos Indonesia

Penggunaan wadah berbahan plastik menjadi pilihan masyarakat sejak lama baik untuk makan maupun mimun. Padahal, wadah plastikĀ  kurang baik untuk kesehatan maupun lingkungan. Melihat hal ini, Thermos Indonesia menggalakkan penggunaan botol dan tumbler stainless steel lewat program kampanye peduli lingkungan.

“Kebiasaan masyarakat menggunakan media botol plastik untuk minum sudah menjadi gaya hidup dan kebutuhan harian. Namun, tanpa disadari, penggunaan botol plastik sangat berbahaya karena zat kimia yang terkandung di dalamnya. Melalui program lingkungan ini, kami selalui mengimbau masyarakat untuk mulai mengganti botol plastik dengan tumbler berbahan stainless steel,” ujar Andriani Melissa, Marketing Manager PT Thermos Indonesia Trading.

Tumbler berbahan stainless steel dikenal memiliki ketahanan yang lebih lama. Selain itu, penggunaan wadah berbahan stainless juga cenderung lebih aman dalam segi kesehatan karena tidak memiliki partikel yang bisa larut di makanan. Tidak hanya itu, bahan ini juga memiliki efisiensi tinggi karena mudah dibersihkan dan tidak menimbulkan sampah dalam waktu yang sangat panjang,

Dalam kampanye peduli lingkungan ini, Thermos memperkenalkan produk tumblernya, yaitu Thermos Ultra Light Tumbler JNR-500 yang dilapisi bahan stainless food-grade. “Varian produk terbaru ini memiliki kapasitas 0,5 liter dan desain tampilan yang lebih stylish, ringan, antibocor, dan cocok untuk penyimpanan panas dan dingin,” kata Andriani.

Sementara itu, praktisi lingkungan Waste4Change Hana Nur Auliana mengatakan penggunan tumbler sebagai wadah juga baik untuk menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, dengan menggunakan tumbler, masyarakat sekaligus berperan mengurangi sampah plastik dari kemasan air minum yang biasanya dikonsumsi.

“Harapan kami dengan adanya program peduli lingkungan ini, masyarakat mulai sadar akan bahaya sampah plastik dan bersama-sama dapat menjaga lingkungan melalui pola hidup sehat,” tutup Andriani.

Editor: Sigit Kurniawan








To Top