Technology

Lawan Kekerasan Seksual, Grab Edukasi Pengemudi Perempuan

SUMBER: GRAB

Kekerasan terhadap perempuan bukanlah isu baru yang ada di masyarakat. Hingga kini, persoalan tersebut masih menjadi momok bagi banyak orang. Menyadari pentingnya pengetahuan lebih banyak mengenai hal ini, Grab sebagai salah satu perusahaan ride hailing dengan banyak mitra perempuan mengadakan pelatihan terkait kekerasan terhadap perempuan. Bekerja sama dengan Komnas Perempuan, Grab menyelenggarakan sesi edukasi.

Pada gelombang pertama, Grab mengedukasi kepada 100 mitra GrabExpress dan GrabFood. Sesi edukasi ini turut didukung oleh Forum Pengada Layanan Bagi Perempuan Korban Kekerasan (FPL). Pada kesempatan kali ini, mereka memberi pembekalan untuk mengembangkan praktik terbaik dalam mencegah maupun menangani kekerasan seksual. Mereka juga memberikan penjelasan kepada mitra pengemudi perempuan Grab terkait komitmen dan kebijakan pencegahan dan penanganan kekerasan seksual yang dimiliki Grab.

Grab juga meluncurkan armada khusus perempuan “LadyGrab” untuk kedua layanan GrabExpress dan GrabFood di wilayah Jabodetabek. Inisiatif ini merupakan langkah yang diambil guna menciptakan keseharian yang lebih aman bagi pengemudi perempuan. Selain dibekali dengan pelatihan anti kekerasan terhadap perempuan, mitra “LadyGrab” juga akan diberikan atribut khusus untuk menunjang aktivitas kerja mereka.

“Kami terus berupaya memperluas komitmen keamanan kami ke seluruh ekosistem Grab. Mulai dari pengiriman makanan, logistik hingga pembayaran tanpa uang tunai, dan kami berkomitmen untuk terus melakukannya,” ujar Neneng Goenadi, Managing Director Grab Indonesia.

Tidak hanya memberikan edukasi untuk pra mitranya. Sejak awal tahun 2018, Grab juga telah memperkenalkan sejumlah fitur yang digunakan untuk memastikan pengemudi dan penumpangnya mendapatkan kenyamanan dan keamanan sepanjang perjalanan. Fitur-fitur tersebut di antaranya Verifikasi Wajah, Tombol Darurat, Bagikan Lokasi Perjalanan, dan Free Call.

Editor: Sigit Kurniawan








To Top