Media

Lima Tren Konsumen Indonesia dari Google 2019 Year in Search Indonesia

Veronica Utami di panggung MarkPlus Conference 2020

Ekonomi digital di Indonesia sudah sangat besar. Menurut riset Google, Temasek, Bain & Company e-Conomy SEA 2019 Report, nilai ekonomi digital Indonesia pada tahun 2019 mencapai US$ 40 miliar. Diperkirakan nilai ini akan tumbuh lebih dari 3x lipat menjadi US$ 130 miliar pada tahun 2025. Dari kondisi ini, Google 2019 Year in Search Indonesia menemukan banyak insight menarik yang terangkum ke dalam lima tren konsumen Indonesia.

1. Penggunaan e-money
Pertumbuhan e-money di Indonesia sangat menggeliat.

“Internet yang awalnya menjadi tempat membangun awareness, berkenalan, interaksi, kini internet menjadi tempat belanja,” ujar Veronica Utami, Head of Marketing- Indonesia, Philippines & SEA Next Billion Users di MarkPlus Conference 2020, Rabu (4/12/2019)

Menurut temuan, perkembangan e-money terjadi di kota besar dan daerah lainnya. Sayangnya, pemainnya banyak sekali. Hal ini membuat pertumbuhan pencarian dengan kata kunci dompet digital terbaik tumbuh hingga 2,7 kali lipat. Faktor seperti kemudahan, simpel, dan diskon menjadi pendorong pertumbuhan ini.

2. Pertumbuhan non-metropolitan
Google mencatat bahwa kota non-metropolitan akan lebih berperan dalam pertumbuhan jumlah pengguna online.

Ada tiga hal yang banyak mereka cari, yakni pencarian soal kecantikan dan perawatan tubuh. Dua pencarian ini bertumbuh 80% penelusurannya di luar kota metropolitan. Selain itu, 82% peningkatan penelusuran terkait otomotif terjadi di kota non-metropolitan. Selain kecantikan dan otomotif, pencarian terkait Travel juga tumbuh dengan sangat baik.

3. Pergeseran ke TV Online
Di sini, banyak warga Indonesia yang menonton konten TV secara digital. Lebih dari 79 juta penonton unik berusia 18+ menonton YouTube setiap bulan.

Google juga mencatat, 95% orang Indonesia yang memiliki akses internet menonton video secara online di perangkat seluler atau naik 63% sejak tahun 2016.

4. Konsumen yang cerdas
Hal ini penting diperhatikan oleh para pemasar. Pasalnya, tuntutan konsumen terhadap brand yang makin kompleks. Konsumen kini semakin sering melakukan riset sebelum memutuskan keputusan pembeliannya.

5. Kelestarian lingkungan
Temuan ini tidak kalah menarik. Konsumen makin sadar atas dampak mereka terhadap lingkungan. Google menemukan, pencarian terkait sustainable bertumbuh 1,5 kali lipat, terutama didorong oleh penelusuran terkait pertanian yang ramah lingkungan.

 

Editor: Eko Adiwaluyo








To Top