Loenpia Jazz 2016 Siap Tampil Beda

Loenpia Jazz, sebuah gelaran akbar Jazz di Kota Semarang kembali digelar pada sabtu (28/5/2016) di GOR Jatidiri Semarang. Loenpia Jazz merupakan festival jazz tahunan yang telah menginjak tahun kelima penyelenggaraan. Kegiatan yang dicetuskan dan digawangi oleh Komunitas Jazz Ngisoringin Semarang ini mengusung tagline “Nge-Jazz sik ben ora Edan” (Nge-Jazz dulu  biar tidak gila-red).

Adapun misi dan pesan yang dibawa Loenpia Jazz tahun ini agak sedikit berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya. Mengangkat tema kepedulian lingkungan khususnya penanganan sampah, Loenpia Jazz menghadirkan nuansa berbeda dengan memvisualisasikan 4 panggung dengan beragam nama seperti Stage Recycle, Stage Reuse, Stage Reduce, dan Stage DreamTown. Harapannya, pengunjung Loenpia Jazz semakin peduli akan permasalahan lingkungan apalagi acara ini diselenggarakan di salah satu Gelanggang Olah Raga terbesar di Jawa Tengah yang selaras dengan menjadikan pola hidup sehat dan menjaga lingkungan sebagai tren baru anak muda.

“Kami memilih GOR Jatidiri karena lokasi tersebut juga dicanangkan sebagai Sport and Youth Center dan kami sebagai generasi muda merasa memiliki tanggungjawab untuk melakukan awareness kepada semua masyarakat Jawa Tengah supaya mendukung hal tersebut,” jelas Bimo Prasetyo selaku Festival Director.

Loenpia Jazz 2016 akan menghadirkan sederet musisi seperti Dewa Budjana, Rio Sidik, Dua Drum, Fariz RM dan The Groove. Beberapa komunitas musik dari luar Kota Semarang juga bakal memeriahkan acara ini, antara lain Komunitas Jazz Kemayoran, Fusion Jazz Community Surabaya, Komunitas Rompok Bolong, Solo Jazz Society, dan Komunitas Jazz GubugPoci Tegal. Selain itu juga ada Jazz Mben Senen Jogja, Etawa Jazz Jogja, Oemah Moesik Idang Rasjidi Syndicate Pekalongan dan Klab Jazz Bandung. Sementara, dari Kota Semarang juga tampil beberapa komunitas musik. Bahkan, komunitas non musik juga akan ikut menyemarakkan, salah satunya komunitas drone semarang.

    Related

    award
    SPSAwArDS