Lifestyle

Makanan Sehat Jadi Tren Restoran Tahun 2020

Sumber: 123RF

Tahun 2020 mungkin tidak hanya ditandai sebagai awal dari dekade baru, tapi bisa jadi awal dari perubahan hidup, termasuk pola makan. Jika sepanjang tahun 2019, ada berbagai makanan siap saji, maka tahun 2020 akan menjadi tahun di mulainya kebiasaan makan sehat.

Technomic merupakan sebuah firma di Amerika Serikat yang bergerak di bidang konsultan industri. Firma ini baru saja mengeluarkan laporan tren restoran pada tahun 2020 mendatang.

“Tahun depan, banyak tren makro yang hidup pada tahun ini akan berevolusi dan semakin matang. Sementara itu tren mikro mengalami sirkulasi pergantian yang cepat,” tulis Technmic di laporannya.

Dikutip dari Agence France-Presse, Technomic menyebutkan bahwa berbagai hal mendorong perubahan tren 2020 dari tahun ini. Hal ini didorong dengan perubahan gaya hidup hingga viralnya berbagai video yang berhubungan dengan cara konsumsi manusia, kesehatan, hingga kondisi alam.

Tren pertama, Technomic mengatakan bahwa layanan pesan-antar makanan akan menjadi arus utama industri kuliner pada 2020.

“Tahun depan akan memberikan kita cara terbaik untuk mengatasi segmen ini, bagaiman pelaku bisnis bisa lebih mudah mengidentifikasi kebutuhan pasar dan siapa pemain penting dalam industri,” papar Technomic.

Melanjutkan, tren makanan plant-based juga akan mengalahkan restoran yang menyajikan daging dan jenis dairy lainnya. Hal ini dibarengi dengan turunya tren minuman beralkohol yang disajikan di restoran. Artinya, ada perubahan masyarakat untuk memilih mengonsumsi makanan yang lebih sehat saat mampir ke restoran.

“Ketertarikan masyarakat untuk menjalani gaya hidup vegan diperkirakan meningkat. Uniknya tidak hanya untuk kesehatan, gaya hidup ini dijalankan untuk memotong biaya konsumsi makanan,” lanjutnya.

Mengakhiri laporan ini, Technomic juga menyebutkan bahwa minuman dengan kandungan kolage dan saus pedas Sichuan akan mengalami peningkatan. Sementara itu, tren minuman bubble tea dan brown sugar diperkirakan akan bertahan.

Editor: Sigit Kurniawan

Most Popular








To Top