Technology

Microsoft Latih Pengemudi Grab Keterampilan Digital

Pemerintah memproyeksikan bahwa Indonesia akan masuk ke dalam 10 negara dengan pertumbuhan paling tinggi pada tahun 2030. Prediksi ini berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB) dan Paritas Daya Beli. Mendukung hal ini, pemerintah terus mendorong perekonomian, terutama dari sisi digital. Microsoft melihat ini sebagai peluang untuk meningkatkan skill sumber daya manusia di sisi teknologi.

“Microsoft memiliki misi memberdayakan setiap orang di Indonesia untuk mencapai lebih. Kami menyadari teknologi memiliki pengaruh besar dalam mendorong perusahaan mencapai tujuannya menjadi yang terdepan dalam digitalisasi, inovasi, dan transformasi. Karenanya, pelatihan keterampilan digital sangat dibutuhkan,” ujar Haris Izmee, Presiden Direktur Microsoft Indonesia kepada Marketeers.

Catatan Microsoft Asia Data Culture Study 2016 membuktikan bahwa hanya 45% pemimpin bisnis telah berupaya menyediakan pelatihan keterampilan memahami data bagi pekerjanya. Namun nyatanya, masih banyak pekerja di Indonesia yang masih gagap keterampilan digital dan awam terhadap penggunaan data untuk meningkatkan kinerja.

Microsoft dan Grab mewujudkan misi untuk memajukan keterampilan digital sumber daya manusia lewat pelatihan di universitas-universitas di Asia Tenggara. Pelatihan ini memberikan pendidikan terapan melalui hackatons dan magang. Selain konten dan kurikulum yang berhubungan dengan industri, Microsoft juga menyediakan akses untuk menggunakan peralatan teknologi komprehensif seperti Azure for Education untuk membangun keterampilan berbasis cloud.

Tidak hanya mahasiswa, pelatihan ini juga diberikan kepada mitra Grab agar dapat mengejar karir berbasis teknologi. Dengan tambahan kolaborasi bersama organisasi nirlama Generation: You Employed, mitra pengemudi Grab dapat memperoleh sertifikasi dari Microsoft dan wawancara untuk posisi teknologi di seluruh ekosistem Microsoft.

Program ini pertama kali dilakukan di Singapura yang melibatkn 100 orang mitra. Pada batch pertama, mitra Grab akan dilatih hingga Juni 2020 mendatang. Program ini juga akan dihubungkan dengan inisiatif SkillsFuture dari Singapura dalam mengembangkan tenaga kerja.

Di Indonesia, misi ini dilakukan di program GrabAcademy milik Grab Indonesia. Bekerja sama dengan ASEAN Foundation and Empire Code, Microsoft dan Grab mengedukasi mitra pengemudi dan keluarganya mengenai ilmu komputer. Program ini juga menjadi bagian dari platform FutureReadyASEAN yang membantu 46 tribu anak muda di Indonesia untuk andil dalam pengembangan ekosistem ekonomi digital.

Editor: Sigit Kurniawan

 








To Top