Consumer Goods

Pasar Pakaian Olahraga Mewah Terus Mengalami Peningkatan

SUMBER: LOUIS VUITTON

Perusahaan teknologi Heuritech tahun lalu memprediksi bahwa pakaian olahraga akan menjadi pasar yang besar hingga tahun 2024. Nilai pasar pada lini fesyen ini mencapai US$ 231,7 miliar. Dalam artikel yang dirilis oleh Medium, Heuritech menegaskan bahwa kaum milenial punya andil besar dalam perkembangan pakaian olahraga.

Kaum milenial menjadi kelompok yang membuat tren sneaker melonjak dalam beberapa tahun terakhir. Kepopuleran sneaker bahkan membuat salah satu produk dalam lini fesyen olahraga tersebut di pasar ritel menyamai harga sepatu mewah.

Salah satu contoh nyata adalah Air Jordan, konsumen dapat menemukan sepatu ini di ritel seharga US$500 (sekitar Rp 6,9 juta). Namun, nilai barang ini naik hingga mencapai US$20.000 ketika dianggap langka.  Sepasang sepatu Gucci menjadi perbandingan dengan rata-rata harga US$300 sampai US$3.000 berdasarkan katalog yang ada pada situs mereka saat ini.

Percampuran antara gaya high end dan low end kini menjadi kunci dari citra para milenial. Dalam artikel lain yang mereka unggah di Medium, Heuritech mengungkapkan temuan mereka tentang pilihan fesyen kaum milenial. “Citra yang ingin dibangun lebih santai di mana eksklusivitas bertemu dengan pakaian kasual,” tulis mereka.

Dengan kolaborasi bersama merek-merek mewah, perusahaan pakaian olahraga tampaknya memanfaatkan pasar yang berpotensi terus berkembang. Tidak heran, dalam beberapa waktu terakhir kerja sama strategis terjalin. Salah satu yang terbaru adalah Puma dengan Balmain setelah di tahun 2017, Louis Vuitton telah terlebih dulu menggandeng Supreme.

 

Editor: Eko Adiwaluyo

MARKETEERS X








To Top