PT PLN (Persero) memproyeksikan pemudik yang menggunakan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) meningkat lima kali lipat dibandingkan arus mudik tahun 2024. Permintaan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) pun dipastikan akan mengalami lonjakan.
Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PLN menjelaskan, perseroan telah menambah SPKLU sebanyak 7,5 kali lipat di lokasi-lokasi dengan okupansi tertinggi di jalur mudik Trans Sumatra dan Jawa. Dia memastikan kesiapan dan ketersediaan SPKLU di jalur-jalur utama.
BACA JUGA: Jelang Mudik, Bahlil Minta PLN Siapkan 3.558 SPKLU
PLN telah menyiapkan strategi menyeluruh untuk mengakomodasi kebutuhan pemudik kendaraan listrik. Perseroan juga telah melakukan pemetaan terhadap titik-titik dengan permintaan SPKLU tertinggi dan menambah jumlah fasilitas pengisian daya di lokasi-lokasi strategis.
“Kalau dari Jakarta, pengguna EV akan melakukan charging sekitar di Cirebon, Tegal, atau Batang, itu jaraknya sekitar 200 sampai 250 kilometer. Jadi itu adalah daerah-daerah yang okupansinya tinggi,” ujar Darmawan melalui keterangan resmi, Kamis (20/3/2025).
BACA JUGA: Meroket 299%, SPKLU PLN Bertambah 3.233 Unit Tahun 2024
Hingga saat ini, PLN telah mengoperasikan 3.558 unit SPKLU yang tersebar di 2.412 titik strategis di seluruh Indonesia. Khusus untuk jalur mudik Trans Sumatra dan Jawa, sebanyak 1.000 unit SPKLU telah tersedia di 615 lokasi.
Darmawan menambahkan bahwa penempatan SPKLU sudah diatur secara ideal dan tersedia di setiap rest area di sepanjang ruas tol utama.
“Di setiap rest area sudah ada SPKLU dan jarak satu dengan yang lain hanya sekitar 23 kilometer. Kemudian khusus untuk yang SPKLU dengan okupansi tinggi sudah kami tingkatkan jumlahnya menjadi 7,5 sampai delapan kali lipat,” katanya.
Selain meningkatkan jumlah SPKLU, PLN juga menyediakan fitur Trip Planner di aplikasi PLN Mobile untuk membantu pemudik merencanakan rute perjalanan serta mengetahui lokasi SPKLU yang tersedia di sepanjang jalur mudik.
Fitur ini juga dapat mendeteksi tingkat okupansi SPKLU sehingga pengguna dapat menghindari antrean panjang. Untuk memberikan layanan optimal, PLN telah menyiapkan kontak darurat bagi pemudik EV yang mengalami kendala saat perjalanan.
Sebanyak 12 unit SPKLU Mobile juga telah disiagakan di jalur Tol Sumatra dan Jawa guna membantu kendaraan listrik yang kehabisan daya di tengah jalan.
“Di aplikasi PLN Mobile sudah ada tombol emergency-nya. Silakan menggunakan tombol itu atau bisa hubungi Contact Center 123 atau menggunakan WhatsApp di nomor 087771112123. SPKLU kami yang di sepanjang jalur mudik baik di Jawa, Sumatra, Sulawesi di jalan tol semuanya ada petugas kami yang berjaga selama 24 jam,” tutur Darmawan.
Editor: Muhammad Perkasa Al Hafiz