Industry

Penghematan Energi Grup Astra Setara Rp 231 Miliar

PT Astra International Tbk., meluncurkan Astra Green Energy Summit untuk pertama kalinya sebagai wujud nyata dalam melaksanakan konservasi energi di lingkungan perusahaan Grup Astra guna mendukung komitmen Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim Paris (Conference of the Parties/COP21) tahun 2015.

Dalam acara tersebut, Astra juga memberikan Astra Green Energy Awards kepada perusahaan-perusahaan Grup Astra sebagai bentuk apresiasi dalam melaksanakan konservasi energi dan upaya efisiensi terbaik di lingkungannya. Dari kegiatan konservasi energi ini, sebanyak 33 perusahaan Grup Astra melalui 46 program berhasil menghemat setara Rp 231 miliar pada periode 2015 hingga 2016.

“Kita tidak punya waktu lagi untuk memilih, sampai berapa lama lagi minyak kita habis? Dengan energi terbarukan, kita dapat menuju ketahanan dan kemandirian energi,” kata Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar yang membuka acara ini, Kamis (03/11/2016).

Presiden Direktur Astra International Prijono Sugiarto mengatakan bahwa program Astra Green Energy Summit diharapkan dapat menginspirasi kepada semua pihak untuk melakukan konservasi energi. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Perindustrian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan pihak lain yang telah memberikan dukungan dan pendampingan. Program ini sangat penting bagi Astra dan Indonesia. Melalui penghematan energi, kita akan mewariskan bumi yang lebih baik bagi generasi masa depan,” tuturnya.

Melalui rangkaian acara ini, Astra menekankan pentingnya konservasi energi bagi industri. Komitmen ini tidak lepas dari semakin strategisnya aspek efisiensi energi, khususnya untuk membangun keberlanjutan, ketahanan energi dan daya saing.

Konservasi energi ini merupakan tindakan nyata dari kesepakatan Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim Paris yang diadakan pada akhir 2015. Konferensi itu menghasilkan kesepakatan antarkepala negara di dunia untuk bersama-sama menghentikan pemanasan suhu bumi agar tidak melebihi 2° Celsius. Untuk mencegah kenaikan suhu bumi, setiap negara di dunia sepakat menekan dampak dari konsumsi energi fosil berupa emisi gas rumah kaca.

“Pemerintah Indonesia sepakat mengurangi emisi karbon 29% demi mencapai kesepakatan bersama pada tahun 2030. Komitmen pemerintah dalam kesepakatan COP21 ini harus didukung oleh semua pihak, termasuk dunia usaha,” pungkasnya.








To Top