NULL

Periklanan Digital Bakal Jadi Tren

Periklanan digital mulai menjadi tren di era Internet ini. Para pemilik merek mulai melirik untuk menjadikan media digital sebagai media promosi dan pemasaran yang baru. Meskipun di Indonesia trennya boleh dibilang masih kecil, tapi pertumbuhannya cukup pesat. Tren pemanfaatkan digital advertising inilah yang menjadi bahasan utama dalam Digital Advertising Gathering 2012 yang digelar di Wisma Nusantara, Jumat (30/03/2012).

Acara yang digelar Biind Media ini menghadirkan perwakilan Yahoo! Southeast Asia, Singapura, Rade Tampubolon (Digital Marketing Manager Orang Tua Group), Eugene Tuinstra (CEO QSI Holding), Fajar Rahardjo (Executive Vice President DU-QSI media).

Dalam hajatan ini, dibahas tren pengguna Internet dan media sosial yang jamak menjadi wacana. Pemanfaatan media sosial sebagai bagian dari kampanye marketing sudah layaknya dilirik mengingat tren pengguna media sosial di Indonesia yang pesat. Misalnya, pemanfaatan search engine marketing. Google Adwords, misalnya, menjadi salah satu pilihan beriklan mengingat beriklan di Gooogle Search Engine dan Google Display Network sekarang meraih 84 persen search engine audience di Indonesia dan South East Asia.  Lain lagi dengan Yahoo! advertising yang di pasar Indonesia meraih 21 juta pengunjung 8 juta pencarian per bulannya.

Ada lagi Bing. Beriklan di jaringan Bing/MSN bisa meraih delapan persen pasar search dengan jaringan Wall Street Journal dan CNBC.  Belum lagi dengan media sosial paling populer, seperti Facebook dengan pengguna Indonesia lebih dari 30 juta, Twitter dengan 19 miliar pencarian per bulan dan 1,8 juta akun Twitter di Indonesia, Linkedin dengan dua juta akun di Indonesia dengan 800.000 profil profesional terdaftar.

MARKETEERS X