Finance

PermataMobile X, Layaknya E-Commerce di Dunia Keuangan

Persaingan para pemain perbankan tengah beralih ke dunia digital. Demi memanjakan nasabahnya, para pemain terus berlomba menghadirkan aplikasi digital yang diklaim tercanggih. Hal ini pula yang dilakukan oleh PermataBank melalui aplikasinya PermataMobile X.

Aplikasi yang meluncur pada Agustus 2018 lalu itu pun terus berkembang. Berbagai fitur dihadirkan, mulai dari informasi saldo, reksa dana, pengajuan kartu kredit, Kredit Tanpa Agunan (KTA) dan lainnya.

“Ada 200 fitur yang melekat pada PermataMobile X. Ini adalah super apps. PermataMobile X telah menaikkan kelas aplikasi dalam industri perbankan,” kata Abdy D. Salimin, Chief Information Officer/Director Technology and Operations PermataBank.

Tentunya ada alasan mengapa PermataBank sangat menaruh perhatian dalam aplikasinya ini. “Indonesia sedang memasuki revolusi digital,” kata Abdy. Dalam menentukan fitur dalam PermataMobile X, PermataBank pun memiliki pegangan. Yaitu selalu mendengarkan apa kata konsumen, membuat solusi yang relevan, menghadirkan security, API (application programming interface) dan big data.

Misalnya saja fitur single customer view. Dalam aplikasi PermataMobile X, nasabah tidak perlu melakukan banyak klik melainkan bisa melihat informasi seperti saldo, reksa dana, obligasi, dalam satu layar. “Mutasi bisa dilihat hingga 12 bulan ke belakang,” kata Abdy.

Salah satu fitur menarik yang dihadirkan oleh PermataMobile X adalah pengajuan KTA. Di sini, nasabah tidak perlu disibukkan dengan urusan bertemu dengan tim sales atau mengunjungi cabang terdekat. Sebaliknya, semua dilakukan via aplikasi. Kemudahan ini juga berlaku ketika nasabah ingin mengajukan kartu kredit, membeli reksa dana, obligasi, hingga asuransi. Konsep e-commerce ala dunia keuangan pun terlihat pada aplikasi PermataMobile X ini.

Konsep e-commerce sangat terlihat kental pada aplikasi PermataBank ini. Misalnya ketika mengajukan KTA. Nasabah cukup memasukkan berapa plafon yang diajukan, durasi kredit, dan akan mendapatkan besaran cicilan per bulannya. Jika nasabah setuju, maka akan masuk ke proses checkout layaknya e-commerce.

Nasabah juga tidak perlu memasukkan berbagai macam data. Cukup melakukan foto/scan NPWP melalui ponsel pintar. “Sedangkan data KTP cukup memasukkan nama dan datanya langsung keluar. Nasabah tidak perlu memasukkan nomor KTP karena kami sudah bekerja sama dengan Dukcapil. Jadi sudah terdaftar,” kata Abdy.

Hal lain yang terbilang menarik adalah fitur gift melalui WhatsApp. Namun, fitur ini hanya muncul pada momen-momen tertentu, seperti Hari Raya Natal, Imlek, Lebaran, dan lainnya.

Momen Imlek yang identik dengan pemberian ang pao disulap secara digital. Nasabah cukup masuk ke fitur gift ini, memilih berbagai desain amplop ang pao, memasukkan nama yang akan diberikan ang pao, dan klik. “Uang akan ditransfer ke rekening penerima. Dan, jika tidak hafal nomor rekening, cukup masukkan nomor telepon,” kata Abdy.

PermataBank pun terlihat agresif dalam menjalankan strategi marketing. Sejumlah brand ambassador ditunjuk oleh bank milik Grup Astra itu. Mulai dari Chelsea Islan, Dion Wiyoko, Hesti Purwadinata,  Hamish Daud, hingga Ernset Prakarsa.

Terhitung Agustus hingga kini, jumlah transaksi yang dicatatkan Permata Mobile X mencapai 1,5 juta kali per bulan. Tercatat sudah ada 1.100 partner yang bekerja sama dengan PermataBank dalam urusan pembayaran via QR Code.








To Top