Technology

Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Ambil Kebijakan Teknologi

Photo Credits: 123rf

Teknologi menjadi sendi yang kian penting dalam dunia bisnis saat ini. Melakukan transformasi teknologi seakan telah menjadi  keharusan bagi para pelaku bisnis. CEO Microsoft Satya Nadella mengatakan, perusahaan harus mampu menerapkan tech intensity untuk dapat mengambil kebijakan teknologi yang tepat. Cara ini diyakini dapat mendorong perusahaan untuk mempercepat adopsi teknologi untuk fokus membangun kemampuan digital.

Agar lebih fokus dan tepat dalam mengambil kebijakan teknologi, berikut ini Marketeers merangkum lima keputusan teknologi yang sejalan dengan tech intensity versi Microsoft. Check this out.

Modernisasi Strategi Data

Data merupakan kunci proses pertumbuhan perusahaan. Di sejumlah organisasi besar di Asia-Pasifik, persoalan yang kerap muncul bukanlah ketersediaan data, melainkan tenaga yang dibutuhkan untuk mengelola data perusahaan yang bertambah.

Industri perbankan misalnya, membutuhkan alat untuk melacak dan menganalisis data acak dari berbagai saluran seperti perangkat, touchpoint terbaru pelanggan dan arus data pihak ketiga. Selain itu, perbankan juga mempertimbangkan sumber daya tambahan untuk mengatasi kenaikan persyaratan peraturan dan kepatuhan. Dalam melakukan transformasi digital, perusahaan disarankan untuk melakukan modernisasi strategi data.

Mempercepat Adopsi Cloud Secara Menyeluruh

Cloud menjadi salah satu hal yang harus diadopsi dan dipahami perusahaan dalam melakukan transformasi digital. Namun, pastikan Anda memilih platform cloud yang minim risiko, kredibel, serta patuh terhadap regulasi.

Pengembangan Keterampilan Digital Tenaga Kerja

Persoalan yang kerap diabaikan perusahaan dalam melakukan transformasi digital adalah abai terhadap kesiapan para pekerja menyambut teknologi baru. Untuk itu, para CEO perlu memprioritaskan pengembangan keterampilan tenaga kerja agar terjadi kesinambungan antara kemampuan pekerja dan proses transformasi.

Menumbuhkan Pola Pikir Digital

“Sebesar apapun pengaplikasian teknologi tidak akan mampu mentransformasi perusahaan ke arah digital secara menyeluruh jika tidak diiringi perubahan budaya; budaya yang menerapkan pola pikir terbuka dan menyukai eksperimen,” jelas Microsoft dalam keterangan pers. Untuk itu, perusahaan harus menanamkan pola pikir digital, sejak sebelum penerapan transformasi hingga proses pengaplikasian transformasi itu berlangsung.

Tanamkan Kepercayaan dalam Proses Organisasi Digital

Organisasi membutuhkan waktu yang panjang untuk membangun kepercayaan. Sayangnya, kepercayaan ini dapat dihancurkan begitu saja. Kepercayaan merupakan hal yang krusial bagi organisasi digital yang tidak hanya rentan terhadap serangan dunia maya tetapi juga menghadapi tantangan lain seperti regulasi yang terus berubah serta ekspektasi kepatuhan etika dalam transaksi online dan penanganan data konsumen.

Sebagai navigator dalam perusahaan, CEO merupakan penanggung jawab kepercayaan pelanggan dan perlu memastikan bahwa semua unsur kepercayaan – diantaranya keamanan, privasi, reliabilitas, transparansi, kepatuhan dan etika, semenjak awal telah tertanam pada inisiatif-inisiatif transformasi digital.

Editor: Sigit Kurniawan

MARKETEERS X

Most Popular








To Top