Resource & Energy

Petrotekno Lepas 500 Anak Papua Ke Industri Teknik dan Migas

P2TIM-TB

Dunia industri teknik dan migas belum lama ini mendapat asupan sumber daya manusia (SDM) baru. Asupan talenta muda kali ini datang dari tanah Papua. Di dalam laporannya, Pusat Pelatihan Teknik Industri dan Migas Teluk Bintuni (P2TIM-TB) yang dioperasikan oleh Petrotekno Technical School, operator Industri Teknik dan Migas baru saja mengadakan acara wisuda angkatan kelima peserta vokasi.

99 peserta secara simbolik dilepas oleh Wakil Bupati Teluk Bintuni Matret Kokop. Diharapkan, seluruh peserta didik ini mampu menjadi motivasi bagi anak-anak Teluk Bintuni maupun Papua agar menjadi SDM yang berdaya guna dan tepat sasaran bagi kebutuhan industri nasional dan internasional.

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan yang menghadiri acara wisuda menyatakan optimisme. Dengan adanya vokasi P2TIM-TB yang dioperasikan oleh Petrotekno, diyakini dapat memberikan pelatihan yang berdaya guna dan tepat sasaran. Selain mengembangkan keahlian masing-masing profesi, para peserta didik juga dibekali motivasi dan pengembangan jiwa untuk tumbuh dan berkembang sebagai sosok tenaga kerja yang penuh integritas dan disiplin tinggi dalam bekerja.

Dominggus percaya, pelatihan yang diberikan oleh Petrotekno sebagai operator P2TIM-TB dapat menjawab kebutuhan industri masing-masing daerah. Kebutuhan tenaga kerja yang variatif dari berbagai industri dari perikanan hingga pariwasata dapat dipenuhi oleh Balai Latihan Kerja yang dioperasikan oleh Petrotekno, tak melulu di bidang Migas. 

“Tahun ini kami sedang melakukan pematangan lahan baru, tahun depan kami bangun sarana pendidikan lainnya. Kami akan maksimalkan lahan seluas enam hektar. Lahan ini akan digunakan untuk bidang lain seperti pertanian dan perikanan dan kelautan atau pariwisata dan teknik lainnya,” ujar Dominggus. 

Selain itu, lulusan di atas juga diberikan sertifikasi profesi nasional yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan sertifikasi internasional yang dikeluarkan oleh Engineering Construction Industry Training Board (ECITB) yang berbasis di Inggris. Sertifikasi ini menjadi bukti kompetensi para peserta. 

Hal ini juga menjadi jaminan tersendiri akan kebutuhan dunia industri, bukan hanya untuk Papua Barat dan Papua, namun nasional sebagai visi besar ke depannya. Para tenaga kerja yang dihasilkan oleh Petrotekno juga dipandang dapat menurunkan angka kemiskinan Papua Barat pada khususnya di Teluk Bintuni. 

MARKETEERS X








To Top