Finance

Resmi Diluncurkan, Ini Fitur dan layanan LinkAja

LinkAja

Menteri BUMN Rini M. Soemarno baru saja meluncurkan LinkAja, produk uang elektronik hasil sinergi Telkomsel dengan tujuh perusahaan BUMN. Alih-alih dihadirkan untuk mendorong tingkat inklusi keuangan masyarakat, LinkAja dibekali dengan beragam fitur dan layanan. Apa saja?

“LinkAja ingin menawarkan layanan pembayaran digital yang berbeda dari produk lain yang sudah ada di pasar saat ini, berfokus pada pemenuhan kebutuhan esensial masyarakat,” ujar Danu Wicaksana, CEO LinkAja dalam siaran resminya.

Hingga saat ini, layanan transaksi pembayaran LinkAja telah tersedia di lebih dari 150.000 merchant dan akan terus bertambah. Ragam pembayaran ini terdiri lebih dari 400 tagihan dan produk digital seperti IndiHome, PLN, dan puluhan voucer game online.

Selain itu, LinkAja juga dapat dimanfaatkan untuk belanja online di lebih dari 20 e-commerce nasional, seperti Tokopedia, Bukalapak dan Blanja. Termasuk pembayaran di moda transportasi publik, seperti Bluebird, Railink, Damri. Bahkan, LinkAja juga sudah bekerjasama dengan puluhan partner donasi digital seperti Rumah Zakat dan Baznas. Bukan hanya itu, dengan aplikasi ini, pengguna juga dapat menikmati layanan pengiriman uang, hingga fitur-fitur keuangan dan hiburan.

Untuk mendukung layanan tersebut, LinkAja memiliki titik CICO (Cash In Cash Out) untuk mengisi saldo dan menarik tunai di lebih dari 100.000 titik di seluruh Indonesia, termasuk di ritel modern (Indomaret, Alfamart, Alfamidi dll), Grapari Telkomsel, puluhan ribu ATM Link Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) dan jaringan ATM Bersama, dan lebih dari 100 ribu jaringan outlet Mitra LinkAja (MiLA).

Untuk meningkatkan daya saingnya, LinkAja juga mengusung fitur unggulan. Fitur terbarunya adalah layanan tarik tunai tanpa kartu debit (hanya dengan menggunakan smartphone) di lebih dari 40 ribu ATM Link Himbara. Dengan fitur ini, memungkinkan pengguna untuk melakukan penarikan uang instan tanpa harus membawa kartu.

Selain itu, LinkAja juga menjadi satu-satunya uang elektronik di Indonesia yang melayani remitansi dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Singapura yang ingin mengirimkan uangnya ke keluarganya di tanah air secara mudah, murah, aman, dan cepat.

“Kami juga tengah mengembangkan program digitalisasi SPBU bersama Pertamina, pengenalan pembayaran nirsentuh di jalan tol dengan Jasa Marga, dan pembayaran digital di berbagai moda transportasi publik seperti kereta api, bis, LRT, MRT, pesawat dll. Dengan ini kami berharap keberadaan LinkAja memperkaya offering yang ada di masyarakat, bukan menawarkan hal yang sama,” tutup Danu Wicaksana.

Editor: Sigit Kurniawan








To Top