Sebelum Mudik, Pastikan Rumah Aman dengan 3 Langkah Ini

rumah aman saat mudik
Ilustrasi (Foto: 123rf)

Mudik ke kampung halaman untuk merayakan Lebaran bersama keluarga menjadi salah satu momen yang dinantikan. Namun, meninggalkan rumah di perantauan dalam keadaan kosong selama berhari-hari bisa menimbulkan kekhawatiran.

Untuk mengurangi risiko, Putri Ayuni Alayyannur, Pakar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dari Universitas Airlangga (UNAIR), memberikan beberapa langkah mitigasi agar pemudik dapat merasa lebih tenang.

BACA JUGA: Tips Mudik Nyaman Bersama Anak, Orang Tua Wajib Tahu!

Periksa Kondisi Rumah sebelum Berangkat

Sebelum meninggalkan rumah, Putri menyarankan untuk melakukan pengecekan menyeluruh guna memastikan tidak ada potensi masalah yang muncul saat rumah kosong. Hal ini mencakup pemeriksaan terhadap struktur rumah, kebocoran saluran air, serta kondisi halaman.

“Sebelum berangkat, lakukan pengecekan menyeluruh terhadap seluruh bagian rumah. Hal itu untuk memastikan tidak ada kerusakan yang bisa memicu masalah selama meninggalkan rumah,” jelas Putri, dikutip dari unair.ac.id, Selasa (25/3/2025).

Ia juga menekankan pentingnya membersihkan halaman sekaligus merapikan barang-barang agar tidak ada benda yang berpotensi membahayakan, seperti ranting kering atau tumpukan sampah yang bisa menjadi pemicu kebakaran.

Pastikan Kelistrikan dan Gas Aman

Salah satu penyebab utama kebakaran di rumah kosong adalah korsleting listrik. Oleh karena itu, Putri menyarankan pemilik rumah untuk mencabut semua peralatan elektronik yang tidak diperlukan.

“Peralatan listrik yang harus tetap menyala, seperti kulkas dan lampu penerangan luar rumah, sebaiknya dibatasi pada yang benar-benar perlu saja,” ungkapnya.

BACA JUGA: 5 Tips Merawat Kendaraan sebelum Digunakan untuk Mudik Lebaran

Pemilik rumah, kata Putri, harus memastikan bahwa kompor dalam keadaan mati dan regulator gas sudah dilepas untuk menghindari risiko kebocoran. Ia juga mengingatkan agar barang elektronik yang berada di lantai dipindahkan ke tempat yang lebih tinggi.

“Jika terjadi hujan deras atau banjir, peralatan elektronik yang tersimpan di lantai bisa terkena air dan menyebabkan hubungan arus pendek,” tambahnya.

Manfaatkan Teknologi Keamanan dengan Tepat

Perkembangan teknologi membantu meningkatkan keamanan rumah saat pemiliknya bepergian, misalnya dengan penggunaan CCTV, smart lock, dan sensor kebakaran. Namun, teknologi ini tetap harus digunakan dengan benar agar benar-benar efektif.

“Tidak sedikit pemilik rumah yang memasang alarm atau CCTV, tetapi lupa mengaktifkannya sebelum berangkat mudik. Atau malah meninggalkan perangkat elektronik dalam keadaan menyala yang justru menimbulkan risiko lain,” ujar Putri.

Untuk menghindari kesalahan ini, ia menyarankan agar pemudik melakukan simulasi keamanan sebelum berangkat, seperti mengecek apakah semua pintu dan jendela sudah terkunci, sistem alarm berfungsi dengan baik, serta mematikan perangkat elektronik.

Related

award
SPSAwArDS