Lifestyle

Sepuluh Tips Eco Driving yang Hemat BBM

All New Ertiga Tripventure

Isu lingkungan terus menyelimuti kehidupan kita sehari-hari. Kondisi sumber daya alam pun kian hari kian berkurang, termasuk gas bumi. Meski energi alternatif terus dikembangkan, ada baiknya kita sebagai konsumen mulai menekan angka konsumsi, termasuk konsumsi bahan bakar kendaraan. Untuk menghemat konsumsi BBM, kita bisa menerapkan teknik eco driving.

Sejatinya, berkendara dengan metode eco driving dapat dilakukan oleh seluruh pengendara untuk menciptakan lingukungan yang lebih bersih. Untuk mengefisiensikan bahan bakar, pengendara perlu melakukan beberapa hal.

Donny Saputra, 4W Marketing Director PT SIS di Cikiarang, menawarkan sepuluh cara penghematan bahan bakar saat berkendara.

1. Akselerasi perlahan
Dengan melakukan akselerasi secara perlahan (di angka sekitar 20 km/jam) selama lima detik saat mulai memacu mobil, kamu akan mengurangi konsumsi bahan bakar hingga 11%.

2. Mengemudi dengan kecepatan konstan
Di sini, kamu bisa mengemudi dengan kecepatan yang tetap atau konstan. Tentu, cara ini harus dilakukan dengan menjaga jarak dan kecepatan berdasarkan kondisi lalu lintas antamobil.

3. Gunakan engine brake
Dengan menggunakan engine brake di saat yang memungkinkan, akan menghentikan supply bahan bakar dan penggunaan bahan bakar dapat menurun sekitar 2%.

4. Kurangi penggunaan AC
Mencegah penggunaan suhu yang terlalu dingin di dalam kabin akan memengaruhi konsumsi bahan bakar mobil kamu. Suhu yang tinggi bahkan bisa meningkatkan konsumsi bahan bakar hingga 12%.

5. Stop Idling
Di sini, kamu disarankan agar tidak membiarkan mesin menyala pada kondisi idle dalam waktu yang lama. Pasalnya, mobil akan menggunakan sekitar 130cc bahan bakar ketika mesin idling selama sepuluh menit dengan kondisi netral dan AC mati.

6. Memanaskan mesin dengan tepat
Pada mobil moderen, tidak lagi memerlukan pemanasan mesin hingga berpuluh-puluh menit. Dengan perkembangan teknologi yang ada, kamu cukup memanaskan mobil kamu sekitar tiga menit sebelum melakukan perjalanan. Hal ini ditujukan hanya agar pelumas mesin kamu sudah berputar dan melumasi seluruh bagian mesin.

7. Pantau informasi lalu lintas
Lalu lintas yang padat dan banyak hambatan akan meminta konsumsi bahan bakar lebih. Misalnya, dalam perjalanan selama satu jam, ditambah dengan terjebak macet sepuluh menit akan meningkatkan konsumsi bahan bakar hingga 14%.

8. Cek tekanan udara pada ban
Sebelum berpergian, ceklah kondisi tekanan angin di dalam ban mobil kamu. Satu saja ban yang kurang angin, akan membuat mobil kamu membutuhkan tenaga ekstra untuk berjalan. Bahkan, ketika tekanan udara ban berkurang 50 kPa (0,5 kg/cm2) dari tekanan normal, akan meningkatkan konsumsi bahan bakar sekitar 2%-4%.

9. Kurangi barang bawaan
Ketika berkendara dengan membawa barang yang beratnya sekitar 100 kg, konsumsi bahan bakar akan meningkat sekitar 3%.

10. Perhatikan area parkir
Hindarilah parkir ilegal untuk mencegah kemacetan. Kondisi jalanan yang tersendat pun akan memengaruhi konsumsi bahan bakar. Pasalnya, jika kecepatan berubah dari 40 km/jam menjadi 20 km/jam akan menyebabkan konsumsi bahan bakar meningkat sekitar 31%.

Editor: Sigit Kurniawan

MARKETEERS X








To Top