ShopeePay Bagikan 5 Tips Branding untuk Dapatkan Konsumen secara Online

profile photo reporter Muhammad Perkasa Al Hafiz
MuhammadPerkasa Al Hafiz
11 September 2022
marketeers article
Ilustrasi: 123RF
ShopeePay bersama ukmindonesia.id menghadirkan pelatihan virtual yang merupakan kelanjutan dari peluncuran buku panduan UMKM “Bisnis Bangkit Bersama ShopeePay.” Membidik pengembangan kemampuan para UKM, keduanya membagikan berbagai tips, termasuk tips branding yang dapat dilakukan UKM untuk mendapatkan konsumen secara online.
“UKM merupakan salah satu tulang punggung dan roda penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia. Saat ini, sekitar 19 juta UKM telah masuk ke ranah digital, dan angka ini masih menyisakan 11 juta UKM yang perlu didukung untuk mendigitalisasikan bisnis mereka untuk mencapai target pemerintah untuk mendigitalisasikan bisnis mereka dan mencapai target pemerintah dalam mendigitalisasikan 30 juta UKM pada tahun 2024,” jelas Eka Nilam Dari, Head of Business and Partnerships ShopeePay dalam laporannya.
Di kanal digital, perlu bagi para UKM untuk memaksimalkan strategi branding yang dimilikinya, khususnya dalam mendapatkan konsumen secara online. Untuk itu, ShopeePay membagikan empat tips penggunaan branding untuk mendapatkan konsumen secara online.
Pertama, membuat konsep yang unik dan orisinal. Di sini, penting bagi UKM untuk mencari diferensiasi yang dimiliki disbanding dengan produk kompetitor. Tujuannya agar produk yang dijajakkan terlihat menonjol. Keistimewaan yang dimiliki akan menjadi salah satu faktor untuk tetap diingat dan dicari oleh konsumen.
Kedua, membangun konsistensi hingga meraih sukses. Konsistensi merek memegang peranan penting dalam menjaga audiens agar selalu mengingat bisnis Anda. Merek yang konsisten menyampaikan pesan merek dengan nilai dan elemen visual logo yang sama dari waktu ke waktu. Jika proses ini dilakukan dengan konsisten, persona merek Anda akan semakin kuat di dalam ingatan audiens dan bermanfaat untuk membangun citra.
Ketiga, maksimalkan media sosial. Pilih jaringan media sosial yang tepat dan sesuai dengan produk Anda. Konten yang ditampilkan juga perlu diperhatikan. Buatlah konten yang informatif dengan gaya bahasa yang sesuai dengan konsumen yang Anda sasar
Keempat, evaluasi desain yang sudah dibuat. Lakukan evaluasi secara berkala terhadap strategi dan desain yang sudah ada. Dengan adanya peninjauan secara berkala, Anda dapat membuat sebuah merek yang tetap relevan di pasaran.
Kelima, berinovasi dan mengikuti tren. Sebuah merek akan bertahan jika dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan pasar. Bisnis yang dapat bertahan di masa sulit umumnya adalah bisnis yang tak ragu untuk berinovasi. Jika branding usaha Anda sudah pantas untuk diubah atau diperbarui, jangan ragu untuk melakukannya.
“Kami senang melihat sambutan dari para peserta dalam menerima paparan tentang Strategi Promosi Melalui Konten Pemasaran pada Kanal Digital dan Strategi Mengembangkan Bisnis Bersama ShopeePay. Harapan kami, semoga pelatihan ini dapat memperkaya ilmu pengetahuan bagi para pemilik UKM dan membantu bisnis mereka berkembang,” tutup Eka.

Related