Sinergi ITDC dan PNM Tingkatkan Kapasitas Mitra Pertanian Binaan

profile photo reporter Adiva Maharani
AdivaMaharani
27 Juni 2022
marketeers article
Pelatihan dari Hasil Kolaborasi ITDC dan PNM (Foto: Indonesia Tourism Development Corporation)
Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) bersama PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas mitra binaan. Dalam kerja sama ini, pelaksanaan pelatihan yang berfokus pada klaster pertanian di Bali diadakan untuk para petani.
Memiliki topik “Pemanfaatan Trichoderma Sebagai Agen Pengendali Hayati Pada Tanaman Cengkeh dan Vanili”, kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 20 peserta dari kelompok petani. Menjadi mitra binaan ITDC sejak 2020 lalu, Kelompok Petani Cengkeh “Surya Dana” dan Kelompok Petani Vanili “Nusantara” adalah dua kelompok utama yang mengikuti pelatihan tersebut.
Tatang Sefi Setyono, Pimpinan PNM Cabang Bali mengungkapkan kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas usaha mitra binaan. Dengan demikian, usaha pertanian memiliki kualitas yang meningkat dan naik kelas. Hal ini juga dapat memberikan dampak baik terhadap perekonomian rumah tangga anggota kelompok tani cengkeh dan vanili.
“Kami berharap kolaborasi antar BUMN ini dapat terus dilaksanakan dan memberikan dampak yang baik bagi masyarakat di wilayah kerja ITDC dan PNM,” ujar Tatang dikutip dari laman ITDC.
Sebagai BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua Bali dan The Mandalika Lombok, NTB, ITDC ingin berkontribusi dalam meningkatkan usaha dari mitra binaannya. Pasalnya, pelatihan ini bertujuan untuk menambah wawasan petani dalam budi daya cengkeh dan vanili menggunakan Trichoderma agar lebih aman.
Trichoderma sendiri merupakan jenis jamur yang mampu membunuh jamur lain. Melalui pemanfaatan spore Trichoderma, petani tidak perlu menggunakan fungisida kimia saat mengendalikan penyakit tanaman sehingga dapat menghasilkan produk pertanian yang lebih sehat dan segar.
Dalam pelatihan ini, peserta akan dikenalkan dengan peralatan dan bahan pembuatan aktivasi Trichoderma. Selain itu, peserta juga akan diajarkan untuk melakukan praktik pengimplementasian Trichoderma sebagai pengendali hayati dan organisme pengurai, serta penggunaan Trichoderma sebagai biofertilizer pada media tanam bibit vanili serta cengkeh.
“Kami harapkan program ini dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi ITDC bersama PNM sebagai BUMN, serta memberikan manfaat yang besar mulai dari peningkatan kemampuan SDM hingga peningkatan ekonomi mitra binaan kami,” tutur  VP Corporate Secretary ITDC, I Made Agus Dwiatmika.
Editor: Ranto Rajagukguk

Related