Sinopsis Anak Kunti, Film Horor yang Diproduseri Aura Kasih

Anak Kunti
Anak Kunti (Foto: Instagram)

Aura Kasih kini menjajal dunia produksi film dengan menjadi produser eksekutif dalam Anak Kunti. Tayang di bioskop mulai 20 Februari 2025, karya garapan sutradara Bambang Drias ini memadukan tema horor dengan unsur drama keluarga.

Selain Aura Kasih yang menjadi produser eksekutif, Anak Kunti juga diproduseri Avesina Soebli, Wendy Christian, dan Jonathan HM. Sementara di barisan pemain, ada Gisellma Firmansyah, Abun Sunkar, Wavi Zihan, Jajang C. Noer, Nita Gunawan, dan sederet aktor berbakat lainnya.

BACA JUGA: Sinopsis Bridget Jones: Mad About the Boy, Perjalanan Cinta Ibu Tunggal

Dengan Baskoro Adi sebagai penulis naskahnya, film ini mencoba menghidupkan kembali cerita urban legend tentang kuntilanak dalam latar tahun 1990-an. Lantas, kisah seperti apa yang akan disajikan dalam film berdurasi 95 menit ini? Berikut sinopsisnya:

Sinopsis Anak Kunti

Anak Kunti mengikuti kisah Sarah, seorang santri yatim piatu yang selalu dihantui rasa penasaran tentang siapa orang tuanya. Mengingat sejak kecil, ia dibesarkan di sebuah pondok pesantren usai dititipkan oleh seorang dukun bayi.

Saat usianya beranjak dewasa, Sarah mulai mengalami mimpi buruk berulang tentang kuntilanak. Atas nasihat dari pengasuh pesantrennya, Nyai Fatima, ia pun pergi ke Desa Wonoenggal untuk mencari tahu asal-usulnya.

BACA JUGA: Penjelasan Post-Credit Scene Captain America: Brave New World

Desa tersebut rupanya adalah kampung halaman ibu Sarah. Setibanya di sana, Sarah bertemu kembali dengan sahabatnya, Azizah, serta Majid, seorang dokter muda yang sedang menjalani koas di Wonoenggal.

Siapa sangka, kedatangan Sarah justru membangkitkan berbagai kejadian mistis yang membuat warga ketakutan. Ia mendapati bahwa mereka hidup dalam ketakutan akibat teror kuntilanak dan pengaruh seorang duku beranak bernama Mbok Darmi.

Sarah pun mendengar desas-desus tentang ibunya, yang meninggal saat melahirkan bayi kembar di tengah kondisi desa yang sedang mengalami kerusuhan. Ketika anak kedua hampir lahir, sang ibu dan bayi kembarnya tewas bersamaan. Begitu pula dengan sang ayah, yang turut meregang nyawa dalam upaya menyelamatkan mereka.

Seiring berjalannya waktu, warga mulai percaya bahwa kuntilanak yang meneror desa adalah arwah ibu Sarah yang meninggal tragis saat melahirkan. Untuk menemukan kebenaran, Sarah pun harus berhadapan dengan teror supranatural sekaligus berusaha membebaskan desa dari kutukan yang telah lama menghantuinya.

Akankah usahanya itu membuahkan hasil? Temukan jawabannya dalam Anak Kunti di bioskop mulai 20 Februari!

Editor: Tri Kurnia Yunianto

Related

award
SPSAwArDS