SKK Migas Temukan Cadangan Gas di Jambi

marketeers article
Pengeboran minyak dan gas Pertamina. Ilustrasi: Humas Pertamina.

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Jindi South Jambi B Co. menemukan sumber gas di sumur eksplorasi Bungin-1 di Desa Bengku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi.

Penemuan itu setelah melalui proses re-entry eksplorasi dan pengetesan ulang uji lapisan di sumur tersebut. Re-entry eksplorasi sumur Bungin-1 dilakukan untuk menguji dan mengevaluasi kembali dalam jangka waktu panjang (pro long test) kandungan hidrokarbon yang terdapat pada objektif utama di formasi Pre-tertiary basement dengan melakukan re-perforasi dan menambah satu perforasi baru sehingga cadangan gas dapat diketahui.

BACA JUGA: Manfaatkan AI, PHR Tekan Laju Penurunan Produksi Migas 6%

Surya Widyantoro, Kepala Divisi Pengeboran dan Sumuran mengatakan Sumur Bungin-1 (re-entry) pertama kali ditajak pada tahun 1980 oleh CPI (Chevron Pacific Indonesia dan Gulf Oil Internasional) dengan kedalaman akhir di 10.337 ftMD.

Re-entry dilanjutkan oleh KKKS Jindi South Jambi, kemudian, saat ini dilanjutkan dengan kegiatan pengetesan ulang uji lapisan di sumur eksplorasi tersebut dengan menggunakan surface well test dan slickline. Sebelum dilakukan testing, Sumur Bungin-1 dilakukan buka sumbat semen dan uji integrity sumur dengan Rig Bohai#25 (750 HP) selama 63 hari,” kata Surya melalui keterangan resmi, Rabu (23/10/2024).

BACA JUGA: Pertamina Hulu Energi Berhasil Produksi 1,05 Juta Barel Migas 

Berdasarkan hasil pengetesan ulang uji lapisan, sumur Bungin-1 (re-entry) mengalirkan gas sebesar 9.45 juta kaki kubik gas per hari (MMSCFD) pada bukaan choke 48/64 inci. Status per 18 Oktober 2024 hingga hari ini, SKK Migas dan KKKS Jindi South Jambi B masih melakukan kegiatan pada sumur dengan melakukan pressure build-up test (PBU test) atau pengujian tekanan pada sumur dan rencananya, kegiatan pengetesan ulang uji lapisan di sumur eksplorasi Bungin-1 (re-entry) masih akan berlangsung selama 40 hari ke depan.

Temuan gas ini merupakan discovery kedua yang terjadi di Sumatera Bagian Selatan, setelah sebelumnya adanya penemuan minyak di Banyu Lencir, Muara Enim Sumatera Selatan 14 Oktober 2024 lalu. SKK Migas dan KKS terus melakukan eksplorasi secara agresif agar ketahanan energi bisa tercapai.

SKK Migas juga terus mendorong agar monetisasi proyek-proyek yang telah dan akan berjalan dapat segera terwujud.

Editor: Ranto Rajagukguk

Related

award
SPSAwArDS