Technology

Solusi Digital Qlue Bantu Implementasi Smart City di Makassar

Aplikasi pelaporan warga, Qlue, resmi mendukung penerapan smart city di kota Makassar. Qlue hadir membantu komponen masyarakat Makassar untuk melaporkan berbagai masalah sosial dan lingkungan. Beragam persoalan perkotaan mulai dari sampah, lampu rambu jalan rusak, kemacetan, pelanggaran lalu lintas, hingga permintaan fogging DBD dapat dilaporkan melalui Qlue.

Menurut Founder & CEO Qlue Rama Raditya, selain Makassar, Qlue kini fokus mengembangkan solusi smart city di Kupang, dan Bandung. Di Makassar Qlue mempercepat penerapan smart city dengan solusi teknologi mulai dari QlueDashboard, QlueVision, yaitu CCTV integration and analysis berbasiskan artificial intelligence, hingga QlueWork – fitur Qlue untuk meningkatkan koordinasi antar instansi yang efektif.

“Kami membantu Pemerintah Kota Makassar untuk mengumpulkan dan memvisualisasikan semua data dalam QlueDashboard yang akan memudahkan Pemerintah Kota Makassar untuk merumuskan kebijakan dalam pembangunan kota. Qlue menyediakan platform berbasis Artificial Intelligence, Internet of Things, serta integrasi data yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas kerja dan efisiensi dalam menangani permasalahan kota,” kata Rama Raditya dalam rilisnya.

Bagi Pj Walikota Makassar Iqbal Suhaeb,kemitraan dengan Qlue dapat mengoptimalkan pelayanan publik untuk masyarakat, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membangun kotanya, dan meningkatkan karakter Sombere warga kota Makassar. Pemerintah setempat juga telah melakukan sosialisasi penggunaan Qlue kepada Ketua RW dan RW.

Saat ini, terdapat lebih dari 1.000 pengguna aktif Qlue di Kota Makassar, dan sejumlah aduan warga seperti sampah, kemacetan, fasilitas umum yang rusak, pencegahan banjir, dan parkir liar yang mencapai 60% dari total laporan. Pemerintah Kota Makassar telah menyiapkan sekitar 200 orang tim Quick Response yang tersebar di 15 kecamatan dan 153 kelurahan di Kota Makassar untuk menindaklanjuti seluruh laporan masyarakat.

Qlue saat ini telah hadir di lebih dari 20 kota dan lebih dari 50 institusi lintas industri, mulai dari pemerintah daerah dan pusat, properti/kota satelit, keamanan, konstruksi, bantuan pasca bencana, dan lain-lain. Sepanjang Januari – September 2019, Qlue menerima sekitar 88 ribu laporan dari 20 kota di Indonesia, di mana sekitar 90% laporan tersebut telah ditindaklanjuti oleh pemerintah dan dinas terkait.

 

Editor: Eko Adiwaluyo

 

 








To Top