Media

Spotify Hadirkan Pengalaman Personal untuk Iklan di Podcast

Konten audio dalam bentuk podcast semakin mencuri perhatian. Semenjak marak pada pertengahan era 2010-an, konten podcast semakin digemari pada pengujung dekade 2010.

Podcast pun semakin menarik para raksasa teknologi untuk mengembangkan format audio tersebut. Salah satunya adalah Spotify yang kini fokus menggarap konten podcast. Pada ajang Consumer Electronics Show (CES) awal tahun ini Spotify memperkenalkan Spotify Podcast Ads powered by Streaming Ad Insertion (SAI).

Menurut Jay Richman, Spotify VP Head of Global Ads Business and Platform, melalui platform ini Spotify menambahkan fitur penargetan, pengukuran, dan interaksi secara real-time.

“SAI akan membuat iklan podcast dapat ditargetkan, terukur, dan interaktif. Ini akan membuat pengalaman iklan podcast lebih personal,” terang Jay.

Selain itu kehadiran platform tersebut akan memperkenalkan metrik kinerja untuk para pengiklan, dan memungkinkan pemiliki podcast memonetisasi konten mereka.

Yang membedakan iklan podcast ini menurut Jay adalah pengukuran secara real-time terhadap siapa yang mendengarkan podcast tersebut. Sehingga iklan juga bisa diukur apakah iklan tersebut didengarkan atau tidak.

Segera kami akan menambahkan interaktivitas sehingga pengguna dapat langsung terlibat dengan iklan podcast. Kami benar-benar bersemangat tentang apa artinya ini bukan hanya untuk Spotify, tetapi industri secara keseluruhan,” jelas Jay.

Ia tidak menampik Spotify sudah melakukan banyak investasi terkait dengan masa depan podcast. Baginya, apa yang dilakukan oleh Spotify adalah memberi contoh pada industri terkait apa saja yang bisa membuat podcast lebih maju lagi.

Jay merujuk pada riset bahwa 81% pendengar podcast langsung bergerak setelah mendengarkan iklan audio pada konten podcast. Ini menandakan bahwa iklan podcast sudah cukup efektif dalam hal memberikan pendapatan pada pemilik podcast.

Editor: Sigit Kurniawan








To Top