Transportation & Logistic

#TenangAdaJET Jadi Komunikasi JET express di Tengah Wabah Corona

JET express

Pemerintah telah mengeluarkan imbauan untuk menyikapi COVID-19. Pandemik global ini membuat industri di Indonesia harus menjalankan beberapa protokol  guna mencegah penyebaran virus Corona. Bergerak di bidang jasa layanan pengiriman, JET express juga ikut melakukan antisipasi khususnya pada kelangsungan operasional manajemen.

Dalam hal ini, JET express melakukan antisipasi dengan penyortiran kiriman di cabang menggunakan disinfektan sehingga kiriman barang menjadi lebih higienis dan steril. Selain itu, JET express juga mengimbau kepada seluruh karyawan untuk menerapkan gaya hidup sehat, rajin cuci tangan dan menggunakan hand sanitizer ketika beraktivitas. 

Human Capital Department Head JET express A. Tri Apriyanto Sulistiyo mengungkapkan bahwa setiap karyawan secara rutin diukur suhu tubuhnya menggunakan thermo gun sehingga kesehatan karyawan dapat terpantau dengan baik. 

Di sisi lain, JET express melakukan kegiatan operasional dengan normal agar kualitas layanan tetap terjaga. Tak hanya itu, perusahaan juga mengerahkan beberapa program promosi. Salah satunya, JET express menghadirkan potongan harga pengiriman layanan reguler yang sudah dapat digunakan sejak tanggal 18 Maret sampai dengan 5 Mei 2020 sebesar 30% dengan metode pembayaran tunai maupun kredit. 

Promo ini khusus pengiriman jenis alat kesehatan dan perlengkapannya yang berlaku di seluruh cabang ataupun outlet JET express, dengan menggunakan kode promo ‘kitasehat’. Tidak hanya potongan harga, dengan diberlakukan social distancing untuk sementara waktu, JET express memberikan alternatif bagi pengirim barang yang khawatir untuk bepergian keluar rumah. 

“Kami memberikan keamanan dan kenyamanan kepada pelanggan melalui layanan pick up. Sehingga, pelanggan dapat merasa tenang saat mengirimkan paketnya menggunakan JET express,” papar Richard Saputra selaku VP Commercial dari JET express.

Layanan pick up melalui aplikasi JET express dapat menjadi solusi dan pencegahan karena mengurangi kontak fisik berlebih dengan publik.

MARKETEERS X








To Top