Finance

Terapkan Omni, Cara FIFGROUP Giring Konsumen

Pertumbuhan industri pembiayaan berkolerasi langsung dengan kondisi di industri otomotif. Prediksinya, penjualan mobil dan motor nasional di tahun ini kurang lebih masih di angka yang sama dengan tahun 2018. Kalaupun tumbuh kemungkinkan masih di kisaran satu digit saja.

Pertumbuhan industri otomotif yang stagnan ini membuat kompetisi di industri pembiayaan semakin ketat. Sebab, jumlah pemain tidak berkurang, tapi kue yang diperebutkan pun tidak bertambah.  Lalu, bagaimana agar bisa meraup penjualan lebih banyak dibanding kompetitior?

“Di era kompetisi yang makin ketat, selain kecepatan, accessbility merupakan hal yang juga penting. Oleh karena itu, untuk kemudahan konsumen dalam mengakses FIFGROUP, kami menerapkan omnichannel,” kata Margono Tanuwijaya, President Director PT Federal International Fincance-FIFGROUP.

FIFGROUP merupakan bagian dari Grup Astra yang bergerak terutama dalam bisnis pembiayaan untuk roda dua lewat produk FIFASTRA.  Sekarang ini, portofolio terbesar FIFGROUP masih di pembiayaaan kendaraan motor baru, sekitar 67%. Kemudian, sekitar 23% adalah pembiayaan kendaraan roda dua bekas. Sisanya adalah pembiayaan untuk produk elektronik dengan merek SPEKTRA. Selain itu, FIFGROUP juga sudah masuk ke segmen pembiayaan reliji, seperti pembiayaan umroh.

Penerapan omnichannel di FIFGROUP dimulai dari tahun 2015. Keputusan masuk ke omnichannel ini lantaran FIFGROUP melihat bahwa konsumen di industri pembiayaan, sudah mulai melakukan perubahan dari offline ke online. Hal ini tentunya dipengaruhi oleh perkembangan teknologi yang kian pesat sehingga menyebabkan adanya pemain baru atau kompetitor yang mulai muncul dan menambah persaingan antar industri.

Ada beberapa channel yang FIFGROUP  gunakan di antaranya website yang dimulai pada tahun 2015, lalu masuk media sosial pada tahun 2017. Kemudian, di offline ada kampanye Satu FIFGROUP Bagi Negeri (SAFARI) sejak tahun 2016. Tahun 2019 ini, FIFGROUP kembali melakukan kampanye layanan dengan menggelar SAFARI 2019. Kegiatan ini dijalankan dalam bentuk mobile channeling yang digunakan oleh FIFGROUP siap berikan kemudahan dan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Mengacu pada 5A dalam customer path dari MarkPlus, penerapan omnichannel marketing dari FIFGROUP ada di tahap aware, appeal, dan ask. Dalam ketiga tahapan ini, FIFGROUP berhasil menangkap leads pada produk perusahaan ini.

Leads yang dimaksud adalah konsumen sudah mulai bertanya dan mengisi form pengajuan untuk layanan yang kami sediakan pada channel-channel yang tersedia. FIFGROUP sudah menyediakan fasilitas di bagian ask tentu konsumen dapat terakomodasi untuk masuk ke tahapan ask. Contohnya adalah apply melalui website dan bertanya melalui social media mengenai servis dan layanan FIFGROUP,” jelas Margono.

Ia menambahkan, informasi dan penawaran produk secara online ini FIFGROUP terapkan sebagai bagian dari strategi yang mendukung peningkatan performa di kanal offline.  Selain itu, meningkatkan kualitas pelayanan konsumen dan dapat merasakan service experience yang lebih optimal, proses yang mudah dan cepat, serta transaksi yang aman dan nyaman.  “Salah satu contoh dalam penawaran produk, selain melakukan penawaran melalui diler, toko, dan cabang, kami juga menggunakan website dan media sosial, seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan Youtube,” tambahnya.

Bagaimana hasilnya? Pertumbuhan penjualan semakin pesat karena FIFGROUP bisa membuka market share yang tadinya tidak terjamah melalui offline. Pembayaran yang tadinya hanya bisa di cabang saat ini customer dipermudah dengan cara melakukan pembayaran lainnya. Selain itu melalui aftersales yang tadinya konsumen hanya bisa datang ke cabang atau melalui call center saat ini bisa langsung memberikan feedback kepada kami melalui berbagai platform yang tersedia.

Keberhasilan juga diukur dari jumlah transaksi repeat order yang meningkat. Kemudian, informasi bahwa FIFGROUP memiliki produk dan layanan diterima dengan baik oleh konsumen juga menjadi  pengukur keberhasilan strategy omnichannel. “Secara Service Level Agreement (SLA) juga mengalami peningkatan. Bila awalnya konsumen harus pergi cabang yang approval dokumen transaksinya 1 hari, namun dengan adanya channel lain proses menjadi lebih cepat yaitu hanya memerlukan 1 jam,” tambahnya.

FIFGROUP memiliki konsumen dari berbagai segmen mengingat perusahaan ini melayani jutaan konsumen di seluruh Indonesia. Perusahaan ini hanya membiayai nasabah yang membeli motor Honda. Merek Honda merupakan pemimpin pasar di industri kendaraan bermotor dengan pangsa pasar sekitar 75% di tahun 2018 atau laku sekitar 4,7 juta unit dari 6,3 juta unit motor yang terjual di 2018.

FIFGROUP sendiri membiayai lebih dari sepertiga motor Honda. Melihat besarnya pasar itu, sudah pasti ada konsumen yang  lebih nyaman menggunakan offline adapun yang lebih suka dengan menggunakan platform online.

“Sebagai perusahaan yang mengedepankan layanan terbaik bagi masyarakat, tentunya FIFGROUP memberikan layanan bauran offline dan online. Sehingga, konsumen dapat memilih sesuai kebutuhan masing-masing,” pungkasnya.








To Top