Communication

Vice Akuisisi Refinery29

SUMBER: DEADLINE

Vice Media, perusahaan media yang terkenal dengan konten hiburan dan kultur menyasar kalangan muda, telah mengakuisisi Refinery29. Dikutip dari The New York Times, kesepakatan antar kedua perusahaan tersebut bernilai sekitar US$ 400 juta, di dalamnya termasuk sebagian besar saham dan uang tunai.

Refinery29 merupakan media digital yang menerbitkan konten hiburan ditujukan untuk perempuan. Berbeda dengan Vice yang mana audiensnya di dominasi oleh laki-laki. Pengakuisisan ini boleh dibilang sebagai strategi Vice untuk menarik lebih banyak audiens perempuan.

Nancy Dubuc, Chief Executive Vice Media yang baru bergabung tahun lalu, mengatakan bahwa akuisisi ini menandakan era baru dari perubahan dalam media digital. Dubuc sendiri akan bertanggung jawab langsung terhadap Refinery29.

“Dengan akuisisi ini, kami akan mengembangkan inverstasi ke produksi konten premium diberbagai divisi kami,” tambah Dubuc.

Refinery29 dikatakan akan mempertahankan ciri khas dari brandnya, tetapi akan menambahkan “audiens yang berpengaruh dan beragam” bagi portofolio Vice. Tidak hanya itu, kesepakatan antar keduanya meruapakan satu langkah lagi bagi Vice untuk mendapatkan keuntungan yang lebih banyak. Ini berarti, Vice dapat meningkatkan jangkauan audiens global sebesar 17% menjadi 350 juta pengunjung perbulannya.

Saat ini industri media digital tengah didominasi oleh Google dan Facebook, yang mana kedua perusahaan tersebut dapat mengambil 60% dari pendapatan iklan. Beberapa eksekutif media, terutama media digital, pun telah mendiskusikan bahwa mereka sepertinya perlu melakukan penggabungan untuk melawan pengaruh Google dan Facebook tersebut.

Vice Media dan Refinery29 kemudian menjadi merger terbesar kedua diantara penerbit digital dalam beberapa hari terakhir. Setelah minggu lalu Vox Media juga telah mengakuisisi New York Media, perusahaan dibalik majalah New York dan cabang onlinenya, dalam transaksi saham.

Di awal tahun ini pula, Vice Media juga mendapatkan investasi dari Disney. Namun, valuasi dari Vice Media tengah menjadi perdebatan bahkan diantara para investor. Disney kemudian menarik kembali investasi mereka yang seharga US$ 353 juta.

Penggabungan antara Vice Media dan Refinery29 pun diharapkan dapat membawa keuntungan bagi kedua perusahaan, tidak hanya dalam segi audiens yang makin beragam tetapi juga untuk menarik lebih banyak investor.

Editor: Sigit Kurniawan








To Top