Welspro Lirik Pasar Sport Injury di Indonesia

profile photo reporter Muhammad Perkasa Al Hafiz
MuhammadPerkasa Al Hafiz
11 September 2022
marketeers article
Ilustrasi sport injury (Sumber: 123RF)
Welspro baru saja memperkenalkan diri sebagai brand wellness clinic yang bergerak di bidang sport performance dan injury management. Welspro melihat, pasar dari sport injury dan performance masih menyimpan peluang besar dan belum merata keberadaannya di Tanah Air. 
Bukan pasar yang baru, tapi layanan sport performance and injury management diklaim belum ada pihak yang menawarkan layanan menyeluruh. Peluang ini yang Welspro coba tangkap.  
Pasar sport injury ini banyak, meski tidak ada datanya, namun pasien sport injury sangat banyak. Sayangnya, jumlah kasus cidera akibat olahraga tidak sebanding dengan jumlah operasi yang dilakukan,” ujar Agus Choirul Anab, Direktur Utama PT Welspro Inspirasi Utama saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Minggu (11/9/2022).
Sebagai gambaran, salah satu dokter spesialis yang mendukung Welspro bisa menangani hingga 90 pasien sport injury dengan angka operasi sekitar 4-6 pasien setiap harinya. Cabang olahraga yang high impact, seperti sepak bola, futsal, dan bela diri seringkali menyebabkan cidera di bagian lutut, ankle, dan bahu yang menjadi lokasi cidera paling banyak. 
Sementara olahraga endurance, seperti sepeda dan lari tidak sebanyak olahraga high impact namun biasanya datang karena over use atau akumulatif akibat latiihan. Sayangnya, pada fase pascaoperasi, pasien suka bingung apa yang harus mereka lakukan setelah rehab. 
Peluncuran Welspro (Foto: Welspro)
“Dalam membangun layanan kami menggunakan pendekatan client centric dengan tiga value, yakni relate you, reach you, rock & fun,” ujar pria yang akrab disapa Aca ini. 
Sebagai diferensiasi, layanan health evaluation and management hingga performance enhancement di Welspro dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (SpKO), Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi (SpKFR), Orthopedi dan Traumatologi (SpOT), Gizi Klinis (SpGK), fisioterapi dan spesific coach sesuai dengan cabang olahragannya. 
Pemeriksaan yang diberikan juga didukung sejumlah piranti dengan teknologi canggih seperti Huber, Motion Analysis, footscan analysis, Cardiopulmonary Exercise Test (CPET), Virtual Games, Isokinetics, Body Composition, dan lainnya. Dengan rangkaian ini, Welspro menawarkan hasil pemeriksaan dan tindakan yang dilakukan mendapatkan hasil yang akurat
Sehingga, perkembangan kondisi client terpantau secara komprehensif, dan client terbantu sejak penanganan cidera hingga dapat kembali ke performa olahraga terbaiknya.
“Ini sesuatu yang baru, kami akan buka satu cabang di Pancoran, lalu akan ekspansi lagi di berbagai daerah, seperti Medan, Makassar Surabaya dan wilayah lainnya. Semua akan kami bangun bertahap namun tidak dalam waktu yang lama. Dalam waktu satu tahun akan ada empat cabang tambahan,” tutup Agus.

Related