Lifestyle & Entertainment

Yang Akan Dilakukan Joox Untuk Menjaga Pangsa Pasar

Pasar musik streaming di Indonesia sudah mulai matang. Beberapa pemain sudah bertahan, dan beberapa lainnya sudah mulai berguguran. Salah satu pemain besar di Indonesia adalah Joox, milik raksasa China, Tencent.

Untuk terus bertahan sebagai pemimpin di industri ini, Joox sudah menyiapkan beberapa strategi. Salah satunya adalah dengan fitur karaoke.

Fitur karaoke Joox sudah diluncurkan pada akhir tahun 2017 lalu di Indonesia, untuk memberikan pengalaman lebih kepada para pengguannya. Tercatat ada ratusan ribu orang yang berpartisipasi di setiap kompetisi karaoke mingguan yang diadakan oleh Joox.

Kompetisi karaoke Joox menjadi bagian dari strategi pemasaran online perusahaan, di mana Joox juga aktif meningkatkan awareness melalui konser musik di beberapa kota. Apalagi, sepertiga waktu milenial yang ada di kanal digital digunakan untuk mendengarkan musik.

Fitur karaoke menambah banyak pengguna dan lama durasi pengguna di platform kami,” ujar Girindra Prabowo Okky, GM Content Department Joox Indonesia.

Okky menambahkan dengan total unduhan aplikasi sebanyak 100 juta. Setidaknya pengguna berada dalam platform Joox seharinya bisa dalam durasi tiga jam.

“Pertumbuhan kami terbantu dengan adanya fitur karaoke. Ada juga fitur social comment, pengguna bisa menaruh komentar di daftar lagu dan lagu yang pengguna suka. Orang Indonesia pada dasarnya suka musik dan berkomentar.

Salah satu hal yang akan ditingkatkan oleh Joox adalah dengan menggandeng para musisi independen. Selama ini, band indie kerap diartikan sebagai musisi yang tidak bergantung pada perusahaan rekaman. Joox melakukan tur ke beberapa kota di Indonesia, seperi Surabaya, Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta untuk menjaring musisi-musisi di tiap daerahnya.

“Kami ingin memperkenalkan indie content marketing, supaya teman-teman musisi independen bisa secara mandiri memasarkan konten musik mereka di Joox,” tutup Okky.

Editor: Sigit Kurniawan

MARKETEERS X








To Top