Zurich Ingin Perkuat Posisi di Sektornya Bersama Dirut Baru

profile photo reporter Clara Ermaningtiastuti
ClaraErmaningtiastuti
25 Agustus 2022
marketeers article
Zurich Asuransi Indonesia menunjuk direktur utama baru.
PT Zurich Asuransi Indonesia TBK (ZAI) resmi mengumumkan Edhi Tjahja Negara sebagai Direktur Utama ZAI. Penunjukkan Edhi ini telah disetujui pemegang saham dan regulator.
Edhi menerima penugasan ini setelah Hassan Abdul Karim mendapatkan penugasan baru dalam organisasi Zurich di Asia Pasifik.
“Kami senang dapat menarik pemimpin yang tangguh ke dalam keluarga Zurich Indonesia dan sangat yakin bahwa pengalaman Edhi akan berharga untuk memperkuat posisi kita sebagai perusahaan asuransi pilihan di Indonesia,” ujar Chris Bendi, Presiden Komisaris ZAI sekaligus Country Head Zurich Indonesia.
Edhi Tjahja Negara, Direktur Utama PT Zurich Asuransi Indonesia. | Foto: Zurich Indonesia
Penunjukkan Edhi juga bukan tanpa alasan. Ia memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun di industri jasa keuangan.
Selain itu, ia juga punya latar belakang yang kuat di berbagai jabatan distribusi senior di perusahaan jasa keuangan Indonesia. Sebut saja Maybank Indonesia, Bank Pertama, dan terakhir HSBC Indonesia. Di sana, Edhi menjabat sebagai Direktur Wealth & Personal Banking.
Edhi berpengalaman dalam tanggung jawab terhadap manajemen hubungan nasabah, cabang-cabang ritel, dan penjualan. Tak hanya itu, ia juga telah membawa jaringan kuat serta pemahaman mendalam tentang strategi distribusi Indonesia.
Pengalaman tersebut ia miliki saat memimpin organisasi yang sedang mengalami perubahan serta bergerak ke arah digitalisasi. Pengalaman ini diharapkan mampu membantu Zurich untuk terus tumbuh lebih baik ke depannya.
Soal pemberian tanggung jawab baru sebagai direktur utama, Edhi mengaku senang bisa mendapatkan kesempatan untuk memimpin ZAI. Ia yakin perusahaan memiliki potensi besar untuk tumbuh dan membuat dampak positif bagi nasabah.
“Dengan menggabungkan kearifan lokal dan pengalaman karyawan Zurich Indonesia dengan keahlian global perusahaan asuransi berusia 150 tahun, kami berharap dapat menjadikan industri ini lebih inklusif dan membuka akses asuransi bagi banyak orang di negara ini,” tutur Edhi.
Editor: Ranto Rajagukguk

Related